“Pencegahan tidak cukup hanya melalui penindakan. Kita perlu bersama-sama memberikan edukasi kepada generasi muda agar mereka memahami bahaya narkoba dan sadar hukum,” katanya.
BACA JUGA:2 Titik Hotspot Terdeteksi di Kebun Sawit PT PPA Sanga Desa, Tim Gabungan Lakukan Pemadaman
BACA JUGA:Meresahkan, Polda Sumsel Sikat Kawanan Ninja Sawit PT MSA Musi Banyuasin
Bupati Toha juga mengajak masyarakat menjaga lingkungan masing-masing dan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan.
Ia menyampaikan terima kasih kepada Kejari Muba, Polres Muba, Kodim 0401 Muba dan seluruh aparat penegak hukum yang telah bersinergi menjaga keamanan serta membantu pemerintah melindungi masyarakat.
Sementara itu, Kajari Muba Kiki Yonata mengatakan pemusnahan barang bukti bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi bagian dari pelaksanaan putusan pengadilan terhadap perkara yang telah inkracht.
“Pemusnahan ini penting agar barang bukti tidak disalahgunakan kembali. Ini juga menjadi bagian dari penegakan hukum yang profesional, transparan dan akuntabel,” tandasnya.
Kiki menambahkan, kehadiran pelajar dan mahasiswa dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari edukasi hukum.
Ia berharap generasi muda dapat menjadi teladan di lingkungannya dan memahami bahwa setiap tindakan melawan hukum memiliki konsekuensi.
Kegiatan turut dihadiri jajaran Forkopimda, pejabat Pemkab Muba, jajaran Kejari Muba, serta perwakilan pelajar dan mahasiswa.