2.466 Honorer di OKI Diangkat Jadi P3K, Buah Perjuangan Bupati Sejak 2019

2.466 Honorer di OKI Diangkat Jadi P3K, Buah Perjuangan Bupati Sejak 2019

Bupati OKI foto bersama dengan para P3K yang telah usai dilantik, Kamis (7/9/2023)-Foto : Istimewa-

KAYUAGUNG, PALPOS.ID - Sebanyak 2.466 orang guru honorer di daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) sejak tahun 2019.

Bupati OKI, H Iskandar SE terus memperjuangkan nasib ribuan guru honorer agar diakui negara statusnya. Upaya itu membuahkan hasil sehingga ribuan honorer terbuat dapat diangkat menjadi P3K.

Rinciannya tahun 2019 sebanyak 130 orang, 2021 sebanyak 861 orang dan 2022 sebanyak 1.475 orang. Penantian panjang yang berbuah manis untuk para honorer, meskipun ada beberapa orang diantara guru dalam tahun kedepan sudah memasuki masa purna bakti.

BACA JUGA:Isi Ceramah Tabliqh Akbar di Masjid Al-Hayza OKI, Ustadz Maulana Disambut Antusias Masyarakat

"Selamat dan semangat menjalankan amanah mulia ini", ungkap Iskandar SE saat melantik 1.745 orang  P3K Guru Formasi tahun 2022 di Kantor Bupati OKI,  Kamis (7/9/2023).

Iskandar mengatakan, pengangkatan PPPK  merupakan buah pengabdian para guru  yang tidak mengenal lelah menunaikan tugas sebagai pendidik mencerdaskan anak bangsa.

"Bekerja dan mengabdi dengan penuh kesunguhan dibaluti keikhlasan dan ketulusan. Semoga ilmu yang diturunkan membawa berkah," ujarnya.

BACA JUGA:Terkait Mafia Tanah, Ratusan Warga Balian Datangi Kantor Bupati OKI

Kepada guru PPPK, dirinya berpesan untuk bekerja sungguh-sungguh, tulus ikhlas dan menjadikan pekerjaan sebagai ibadah. "Hiduplah sederhana, dan menjadi contoh suri tauladan bagi anak didik bagi masyarakat," tuturnya.

Sementara, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Ogan Komering Ilir, Maulidini, SKM menyampaikan  Guru PPPK yang dilantik berjumlah 1.475 orang
.
"Sebanyak 1.475 orang Jabatan Fungsional Guru, Ahli Pertama Golongan IX  yang dilantik hari ini. Terdiri dari 13 orang Guru TK, 940 orang Guru Sekolah Dasar (SD) dan 522 orang Guru Sekolah Menengah Pertama (SMP)," tutupnya. *

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: