Pemekaran Wilayah Kalimantan Utara: Calon Kabupaten Sungai Kayan Bersiap Menjadi Daerah Otonomi Baru

Pemekaran Wilayah Kalimantan Utara: Calon Kabupaten Sungai Kayan Bersiap Menjadi Daerah Otonomi Baru.-Palpos.id-Dokumen Palpos.id
PALPOS.ID - Pemekaran Wilayah Kalimantan Utara: Calon Kabupaten Sungai Kayan Bersiap Menjadi Daerah Otonomi Baru.
Kalimantan Utara (Kaltara) kembali mengusulkan pembentukan daerah otonomi baru (DOB) sebagai bagian dari upaya percepatan pembangunan dan pemerataan ekonomi.
Salah satu wilayah yang tengah menanti keputusan pemerintah adalah Calon Kabupaten Sungai Kayan.
Kabupaten ini dirancang untuk dimekarkan dari dua kabupaten induk, yaitu Kabupaten Malinau dan Kabupaten Bulungan, dengan Kecamatan Pujungan sebagai calon ibu kota.
BACA JUGA:Pemekaran Wilayah Kalimantan Utara: Calon Kota Tanjung Selor Dapat Dukungan Masyarakat
BACA JUGA:Pemekaran Wilayah Kalimantan Utara: Usulan Pembentukan Kota Sebatik Terus Diperjuangkan
Wilayah Kalimantan Utara memiliki luas geografis yang sangat besar dengan kondisi alam yang didominasi oleh hutan tropis, pegunungan, dan sungai besar.
Kabupaten Malinau dan Bulungan, yang menjadi kabupaten induk, menghadapi tantangan dalam memberikan pelayanan publik yang optimal ke seluruh wilayahnya.
Oleh karena itu, pemekaran Kabupaten Sungai Kayan diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pemerintahan dan mempercepat pembangunan di daerah terpencil.
Rencana pemekaran Kabupaten Sungai Kayan telah lama diusulkan oleh masyarakat setempat yang merasa perlu adanya pemerintahan yang lebih dekat dengan rakyat.
BACA JUGA:Pemekaran Wilayah Kalimantan Utara: Usulan Pembentukan 6 Kabupaten dan Kota Baru Terus Melaju
BACA JUGA:Pemekaran Wilayah Sumatera Selatan: Enam Kecamatan di Gelumbang Bersiap Membentuk Kabupaten Baru
Potensi sumber daya alam yang besar di kawasan ini, termasuk kehutanan, pertambangan, serta sektor perikanan dan pertanian, menjadi modal utama bagi keberlanjutan daerah ini sebagai kabupaten baru.
Sebagai calon ibu kota Kabupaten Sungai Kayan, Kecamatan Pujungan dipilih berdasarkan pertimbangan strategis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: