Aspirasi Pemekaran Wilayah Papua Barat Daya: Kabupaten Malamoi Menjadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru

Sabtu 17-05-2025,21:41 WIB
Reporter : Bambang
Editor : Yen_har

Potensi Ekonomi Strategis di Tengah Papua Barat Daya

Secara geografis, wilayah Malamoi berada di tengah-tengah bentang Papua Barat Daya. 

Wilayah ini meliputi sejumlah distrik di Kota Sorong dan sebagian wilayah sekitarnya yang selama ini menjadi episentrum aktivitas sosial, perdagangan, pendidikan, dan birokrasi.

BACA JUGA:Aspirasi Pemekaran Wilayah Banten: Provinsi Tangerang Raya Menuju Pusat Ekonomi dan Industri Terbesar

BACA JUGA:Pemekaran Wilayah Papua Barat Daya: Enam Usulan Kabupaten Baru untuk Menghapus Keterisolasian

Letaknya yang strategis menjadikan Malamoi sebagai titik pertemuan berbagai jalur transportasi, baik darat, laut, maupun udara. 

Wilayah ini berdekatan dengan Pelabuhan Sorong, Bandara Domine Eduard Osok, serta memiliki akses langsung ke kawasan industri dan pelabuhan ekspor komoditas hasil bumi dari wilayah pedalaman Papua Barat Daya.

Sejumlah analis pembangunan daerah menyebutkan bahwa jika Kabupaten Malamoi terbentuk, wilayah ini berpotensi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru karena:

Infrastruktur yang sudah berkembang di Kota Sorong.

BACA JUGA:Pemekaran Wilayah di Pulau Jawa: Usulan Pembentukan 9 Provinsi Baru Antara Aspirasi dan Realita

BACA JUGA:Aspirasi Pemekaran Wilayah Jawa Barat: Usulan Pembentukan Kota Parung Semakin Menyala

Potensi pertanian dan perikanan yang belum digarap optimal.

Kawasan niaga dan perdagangan yang tumbuh pesat.

Keberadaan tenaga kerja lokal yang terdidik dan berpengalaman.

Dekat dengan pusat pemerintahan Provinsi Papua Barat Daya.

Ekonom Universitas Papua, Dr. Hendrik Waromi, menyebut bahwa pembentukan Kabupaten Malamoi adalah langkah tepat dalam konteks desentralisasi fiskal dan pemerataan pembangunan.

Kategori :