Siomay, Kuliner Legendaris yang Tetap Bertahan di Tengah Perubahan Zaman

Senin 29-12-2025,10:07 WIB
Reporter : Dahlia
Editor : Rhyca

Produk siomay beku bahkan mulai menembus pasar daring dan dikirim ke berbagai daerah di Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa siomay mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan pola konsumsi masyarakat.

BACA JUGA:Bola Ubi, Jajanan Tradisional yang Kembali Naik Daun di Tengah Tren Kuliner Modern

BACA JUGA:Risol Sayur, Camilan Tradisional yang Tetap Digemari di Tengah Tren Kuliner Modern

“Sekarang orang ingin yang praktis. Siomay frozen jadi solusi, tinggal kukus di rumah,” kata Rina (32), pemilik usaha siomay rumahan yang memasarkan produknya melalui media sosial.

Ia mengaku permintaan meningkat terutama sejak masyarakat terbiasa membeli makanan secara online.

Meski demikian, siomay tradisional yang dijajakan di gerobak keliling atau warung kaki lima tetap memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat.

Suara khas pedagang yang memanggil pelanggan dan aroma saus kacang yang menggoda menjadi bagian dari pengalaman menikmati siomay yang sulit tergantikan.

Pengamat kuliner menilai keberlangsungan siomay tidak lepas dari kemampuannya menyesuaikan diri tanpa kehilangan identitas.

“Siomay adalah contoh kuliner yang berhasil bertransformasi, tapi tetap mempertahankan cita rasa aslinya,” ujar Dedi Kurnia, pengamat budaya makanan.

Menurutnya, siomay bukan sekadar makanan, melainkan bagian dari memori kolektif masyarakat Indonesia.

Selain di Bandung, siomay juga mudah ditemukan di berbagai kota lain dengan ciri khas masing-masing.

Ada siomay yang lebih dominan rasa ikannya, ada pula yang menonjolkan kekentalan saus kacangnya. Perbedaan ini justru memperkaya khazanah kuliner Nusantara.

Di tengah isu kenaikan harga pangan dan persaingan bisnis kuliner yang ketat, siomay tetap menjadi pilihan usaha bagi banyak orang karena modalnya yang relatif terjangkau dan pasarnya yang luas.

Bagi pedagang kecil, siomay sering kali menjadi sumber penghidupan utama.

Dengan segala keunikan dan daya tahannya, siomay membuktikan bahwa kuliner tradisional tidak selalu kalah oleh tren baru.

Selama masih ada tangan-tangan terampil yang mengolahnya dan lidah-lidah yang setia menikmatinya, siomay akan terus hadir sebagai salah satu ikon jajanan favorit Indonesia.

Kategori :