Kue Lapis, Warisan Kuliner Nusantara yang Tetap Bertahan di Tengah Tren Modern

Rabu 28-01-2026,10:17 WIB
Reporter : Dahlia
Editor : Rhyca

Modal yang tidak terlalu besar serta bahan baku yang mudah didapat membuat usaha kue lapis masih diminati, terutama oleh ibu rumah tangga.

Namun demikian, tantangan tetap ada. Persaingan dengan makanan modern, perubahan pola konsumsi, serta naiknya harga bahan baku menjadi kendala yang kerap dihadapi para pembuat kue tradisional.

Dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan komunitas kuliner, dinilai penting untuk menjaga keberlangsungan jajanan pasar seperti kue lapis.

Beberapa daerah bahkan mulai mengangkat kue lapis sebagai bagian dari promosi wisata kuliner.

Festival jajanan tradisional yang menampilkan kue lapis sebagai salah satu ikon diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengenal dan melestarikan kuliner warisan leluhur.

Dengan rasa manis yang pas, tampilan yang menarik, serta nilai budaya yang kuat, kue lapis membuktikan bahwa kuliner tradisional tidak pernah benar-benar kehilangan pesonanya.

Di tengah arus modernisasi, kue lapis tetap berdiri sebagai pengingat bahwa kesederhanaan, kesabaran, dan tradisi adalah bagian tak terpisahkan dari identitas bangsa Indonesia.

Kategori :