Petani di OKU Kesulitan Dapat Pupuk Bersubsidi

Senin 02-02-2026,15:24 WIB
Reporter : Eco
Editor : Dahlia

BATURAJA, PALPOS.CO - Petani di Kabupaten OKU saat ini mulai memasuki musim tanam, namun mereka mengaku kesulitan mendapatkan pupuk bersubdi dari pemerintah.

Ajid salah satu petani sekaligus pemilik sawah di Desa Raksa Jiwa, Kecamatan Semidang Aji Kabupaten OKU kepada wartawan pada Senin (2/2) mengatakan selama memiliki dan menggarap sawah belum pernah mendapatkan bantuan pupuk bersubsidi.  

Ditanya soal pupuk apa yang dibeli dan berapa harganya, Ajid menjawab pupuk urea yang dibeli dengan harga Rp300 ribu per karungnya dengan isi 50 kg.

"Saking mahalnya harga pupuk ini, terpaksa kami bersawah tanpa pupuk. Demi menghemat biaya pengeluaran.

BACA JUGA:Oknum Mahasiswa di OKU Diduga Cabuli Pelajar

BACA JUGA:Perum Bulog Mulai Serap Gabah Petani di OKU Timur

Kalau dipaksakan beli pupuk, nanti khawatirnya tekor dengan hasil yang diperoleh dari menjual beras yang sudah jadi," ungkapnya.

Ditanya apakah tergabung dengan Gapoktan, Ajid mengaku tidak tahu apa itu Gapoktan.

Ajid berharap pihak pemerintah dapat menyalurkan pupuk bersubsidi secara merata ke para petani hingga ke tingkat bawah, jangan hanya dikuasai oleh pihak-pihak tertentu yang memiliki modal besar dan koneksi.

"Pemerintah harus terjun ke lapangan, cek secara benar-benar petani yang sangat membutuhkan bantuan pupuk bersubsidi.

BACA JUGA:Kominfo OKU Pasang 19 CCTV di Kota Baturaja

BACA JUGA:Diduga Curi Kopi, Dua Remaja di OKU Diciduk Polisi

Jangan tertahan dan dikuasai oleh orang-orang yang berduit. Akibatnya pupuk itu jadi langka dan dijual lagi dengan harga yang lebih tinggi dari aslinya," harapnya.

Hal yang senandanya juga diungkapkan petani lainnya, Dino yang terpaksa memilih berkebun karet karena daripada harus menggarap sawah.

Sebab biaya keuntungan hasil yang diperoleh tidak sebanding dengan menyadap karet yang hasil getahnya bisa ditimbang dan dijual setiap dua minggu sekali, sementara bercocok tanam padi paling banyak hanya 2 atau 3 kali dalam setahun.

Kategori :