Tumis Sayur Pakis : Kuliner Tradisional yang Kian Digemari Generasi Muda

Selasa 03-03-2026,08:00 WIB
Reporter : Dahlia
Editor : Rhyca

PALPOS.CO - Tumis sayur pakis kembali menjadi perbincangan hangat di dunia kuliner Nusantara.

Hidangan sederhana yang dulu identik dengan dapur pedesaan ini kini semakin populer, tidak hanya di pasar tradisional tetapi juga di restoran modern hingga kafe bergaya kekinian.

Cita rasanya yang khas, teksturnya yang renyah, serta kandungan gizinya yang tinggi membuat sayur pakis dilirik sebagai pilihan menu sehat dan lezat.

Sayur pakis, yang juga dikenal dengan nama paku atau fiddlehead fern dalam istilah internasional, merupakan tanaman liar yang banyak tumbuh di daerah tropis.

BACA JUGA:Kue Yang Legendaris Dengan Rasa Yang Menggugah, Begini Cara Bikinya

BACA JUGA:Bubur Singkong Pandan Wangi: Lembut, Gurih, dan Bikin Nagih

Di Indonesia, tanaman ini mudah ditemukan di kawasan hutan, tepi sungai, maupun ladang yang lembap.

Beberapa daerah seperti Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua telah lama menjadikan pakis sebagai bagian dari menu harian.

Tumis sayur pakis dikenal memiliki rasa segar dengan sedikit sentuhan pahit yang lembut.

Ketika dimasak dengan benar, teksturnya tetap renyah namun empuk di bagian batang muda. Proses memasaknya pun tergolong cepat dan praktis.

BACA JUGA:Udang Kentang Renyah di Luar, Lembut di Dalam: Camilan Gurih yang Bikin Nagih

BACA JUGA:Bukber Laksan Kuah Udang Satang Ce' Anie : Mewah dan Lezat

Biasanya, pakis muda dipilih karena lebih empuk dan tidak berserat. Setelah dicuci bersih, bagian ujung yang terlalu tua dibuang.

Pakis kemudian ditumis dengan bawang putih, bawang merah, cabai, dan sedikit terasi untuk menambah aroma. Beberapa variasi menambahkan udang, cumi, atau ikan teri untuk memperkaya rasa.

Tidak sedikit pula yang mengolahnya dengan santan sehingga menghasilkan cita rasa gurih yang lebih kuat.

Kategori :