Tumis Cah Kangkung, Menu Tradisional yang Tetap Menggoda Selera

Rabu 04-03-2026,08:05 WIB
Reporter : Dahlia
Editor : Rhyca

PALPOS.CO - Di tengah gempuran kuliner modern dan internasional, masakan tradisional Indonesia tetap memegang hati masyarakat.

Salah satu contoh paling menonjol adalah tumis cah kangkung, hidangan sederhana namun kaya rasa yang selalu hadir di meja makan nusantara.

Meskipun mudah dibuat, tumis cah kangkung memiliki keistimewaan tersendiri, baik dari segi cita rasa, gizi, maupun filosofi dalam budaya kuliner Indonesia.

Kangkung merupakan salah satu sayuran yang sudah lama dikenal di Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

BACA JUGA:Kue Yang Legendaris Dengan Rasa Yang Menggugah, Begini Cara Bikinya

BACA JUGA:Bubur Singkong Pandan Wangi: Lembut, Gurih, dan Bikin Nagih

Sebagai sayuran air, kangkung tumbuh subur di berbagai daerah dengan iklim tropis.

Sejak dahulu, masyarakat Indonesia memanfaatkan kangkung sebagai bahan makanan karena mudah didapat, harganya terjangkau, dan memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi.

Tumis cah kangkung sendiri diyakini berasal dari budaya masak Tionghoa yang masuk ke Indonesia sejak abad ke-19.

Teknik “cah” atau menumis cepat dengan api besar dan sedikit minyak ini merupakan ciri khas masakan Tionghoa.

BACA JUGA:Udang Kentang Renyah di Luar, Lembut di Dalam: Camilan Gurih yang Bikin Nagih

BACA JUGA:Bukber Laksan Kuah Udang Satang Ce' Anie : Mewah dan Lezat

Perpaduan teknik ini dengan bahan lokal seperti kangkung, bawang putih, dan cabai kemudian menjadi salah satu hidangan populer di seluruh nusantara.

Untuk membuat tumis cah kangkung, bahan utama yang dibutuhkan tentu saja kangkung segar.

Selain itu, bumbu dasar seperti bawang putih, bawang merah, cabai, dan saus tiram menjadi kunci kelezatan hidangan ini.

Kategori :