Iklan BANNER IDUL ADHA MEDIA 1447 H - PEMPROV SUMS
Iklan Banner Hari Pers Nasional - Empat Lawang
Iklan Astra Motor

Pasokan Beras Aman, Ukuran 5 Kg Sangat Diminati

Pasokan Beras Aman,  Ukuran 5 Kg Sangat Diminati

STOCK AMAN : Stock beras di Divamart 1 Muara Enim aman.-Foto:Dokumen Palpos-

MUARA ENIM, PALPOS.CO - Pemerintah Kabupaten Muara Enim mengimbau warga agar tidak risau terkait isu kelangkaan beras ukuran 5 kg, sebab cadangan pangan lokal dipastikan aman.

Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Muara Enim Dr Fredy Febriansyah, menegaskan bahwa persoalan beras 5 kg bukan lantaran ketersediaan gabah/beras yang langka.

Penyebab utamanya adalah minimnya pasokan karung kemasan 5 kg akibat tingginya harga pembungkus kemasan.

"Sebaliknya, stok beras ukuran lebih besar seperti 10 kg dan 20 kg masih melimpah serta mudah diperoleh di pasar maupun minimarket setempat," ujarnya.

BACA JUGA:Luas Lahan Terbakar Capai 423 Hektare

BACA JUGA:Dukung Ketahanan Pangan, Tanam Pepaya California

Kondisi tersebut juga terlihat dari aktivitas penjualan beras di sejumlah toko ritel. Salah satunya di Divamart 1 Muara Enim.

Karyawan Divamart 1 A Kodri Az, mengatakan stok beras kemasan 5 kg di tempatnya memang tidak sebanyak beras dengan kemasan lainnya.

Dalam sekali pengadaan, pihaknya rata-rata memiliki sekitar 50 karung beras kemasan 5 kg. "Kalau untuk Divamart 1 paling banyak 50 karung untuk kemasan 5 kg," ujarnya.

Menurutnya,, beras kemasan 5 kg memang memiliki tingkat penjualan yang cukup tinggi.

BACA JUGA:Gagalkan Peredaran Ekstasi, Dua Pelaku Diamankan

BACA JUGA:Pamatwil Bersama Polsek Rambang Cek 13 Desa serta Wilayah Perkebunan

"Bahkan, stok yang tersedia dapat dengan cepat habis karena banyak konsumen yang memilih membeli beras dalam ukuran tersebut. Kemarin Raja Platinum baru masuk, sekarang lihat sendiri tinggal sedikit," ungkapnya.

Ia menyebut, pembelian dalam jumlah cukup banyak juga dilakukan oleh pemilik rumah makan. Dalam sekali pembelian, mereka bisa membeli dua hingga tiga karung beras kemasan 5 kg.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: