Iklan BANNER IDUL ADHA MEDIA 1447 H - PEMPROV SUMS
Iklan Banner Hari Pers Nasional - Empat Lawang
Iklan Astra Motor

Usia 16 Hari, Bibit Bawang Putih Tumbuh 3-5 Cm

Usia 16 Hari, Bibit Bawang Putih  Tumbuh 3-5 Cm

PANTAU : Bibit bawang putih di lahan seluas 2 hektare telah tumbuh dengan rata-rata ketinggian mencapai 3 hingga 5 sentimeter.-Foto:Dokumen Palpos-

MUARA ENIM, PALPOS.CO - Memasuki usia 16 hari setelah tanam (HST), bibit bawang putih varietas Lumbu Hijau yang dibudidayakan Kelompok Tani (Poktan) Matang Basung mulai menunjukkan pertumbuhan di lahan pertanian Dusun 3, Desa Gunung Agung, Kecamatan Semende Darat Tengah (SDT), Kabupaten Muara Enim.

Sebagian bibit yang ditanam di lahan seluas 2 hektare tersebut kini telah tumbuh dengan rata-rata ketinggian mencapai 3 hingga 5 sentimeter.

Meski demikian, pertumbuhan tanaman belum sepenuhnya seragam karena masih terdapat sejumlah bibit yang belum menunjukkan pertumbuhan.

Perkembangan tanaman tersebut diketahui saat Bhabinkamtibmas Polsek Semende, Aiptu Budi NC Putra bersama pengurus dan anggota Poktan Matang Basung melakukan pemantauan langsung, Minggu, 13 September 2026.

BACA JUGA:Persiapan Porprov 2027, KONI Muara Enim Tempa 80 Atlet Lewat Puslatkab

BACA JUGA:Batik Boek Khaman, Gores Perjuangan Perempuan Lubuk Raman Bangkitkan Ekonomi

Dalam pemantauan tersebut, Aiptu Budi NC Putra didampingi penanggung jawab Poktan/CPCL, Darlianah, serta anggota kelompok tani, Mamad dan Mardin.

Menurut hasil pemantauan, kondisi tanaman masih dalam tahap awal pertumbuhan dan terus dilakukan pengawasan.

Kelompok tani memperkirakan pertumbuhan bibit akan mulai lebih seragam dalam waktu sekitar dua minggu ke depan.

Selain melihat perkembangan bibit, pemantauan juga dilakukan terhadap ketersediaan air di lokasi. Hingga saat ini, kebutuhan air untuk tanaman dinilai masih mencukupi.

BACA JUGA:Lapak PKL Ditinggal Ditertibkan Petugas

BACA JUGA:Karhutla 10 Hektare, Api Mengarah ke Permukiman Warga

Penyiraman dilakukan menggunakan sprinkler sejak pagi hingga sore secara bergantian.

Penyiraman dilakukan sekitar dua jam sekali dengan memindahkan posisi sprinkler secara berkala agar seluruh permukaan lahan memperoleh pasokan air yang cukup.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: