Kebakaran Pasar Cinde Ludeskan Puluhan Kios Pedagang, Ini Pemicunya

Kebakaran Pasar Cinde Ludeskan Puluhan Kios Pedagang, Ini Pemicunya

Kebakaran Pasar Cinde yang meluluhlantakan puluhan kios pedagang, Minggu (27/11) dinihari -foto : abdus salam-palpos-

PALEMBANG, PALPOIS.ID - Kebakaran pasar tradisional Cinde di Jalan Jenderal Sudirman Kecamatan Ilir Barat 1 Palembang pada Minggu (27/11) malam sekitar pukul 22.30 WIB menghanguskan puluhan petak kios.

Hasil pemantauan di lokasi kebakaran, api berhasil dijinakkan petugas Damkar Pemkot Palembang dibantu masyarakat sekitar pukul 00.30 WIB.

Satu blok kios pedagang sepanjang 30 meter dengan total 60 lapak pedagang kue, sayur dan buah-buahan di pasar yang dibangun pada 1958 tersebut ludes di jilat si jago merah.

"Benar, sekitar 1 blok kios lapak kayu, lapak jualan yang berada di pinggir jalan pasar itu ludes terbakar," kata Ketua Relawan Pemadam Kebakaran Sumsel, Lendhi Hervanno, Minggu (27/11).

Menurut Lendhi, 10 unit mobil Damkar  diturunkan melakukan pemadaman di lokasi kios pasar yang dikenal warga Palembang tempat jualan berbagi macam kue khas Palembang itu.

 

"Sekitar 10 unit mobil damkar, yang jelas dari Pos Merdeka, Seberang Ulu 1, Seberang Ulu 2 sama Kemuning turun ke lokasi kebakaran," ungkapnya.

Masih menurut Lendhi,  sejauh ini belum ada laporan terkait korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut.

"Alhamdulillah kalau korban jiwa sepertinya tidak ada," katanya.

Kapolrestabes Palembang Kombes Mokhamad Ngajib menyebutkan pihaknya telah menurunkan tim untuk melakukan penyelidikan terkait dugaan penyebab kebakaran hebat tersebut.

Saat ini, katanya, api di lokasi tersebut sudah padam dan sudah dipasangi garis polisi.

"Sudah dilakukan tindakan pemadaman, apinya juga sudah padam. Sudah juga kita pasang garis polisi dan akan kita selidiki lagi mengingat lokasi yang saat ini minim penerangan penyelidikan mendalam akan dilakukan besok," sebut Ngajib.

Ema, salah satu pedagang mengatakan mendapat terbakarnya tempat berjualan dari teman.

“Aku mendapatkan kabar dari kawan katonyo Cinde kebakaran, pas diliat bener nian,” beber Ema(40), pedagang nasi yang berjualan di Pasar Cinde  saat ditemui di lokasi kejadian.

 Ema menyebutkan, barang-barang seperti peralatan masak, piring dan lainnya juga hangus ikut terbakar.

“Katek lagi yang bisa diselamatkan, habis semua,” sebutnya.

Kemudian dari keteranganya ada 10 tempat pedagang yang diketahui menjadi korban.

”Kalau dari tempat saya berdagang sekitar 10-an lebih tempat yang hangus terbakar,” ujar Ema.

Pedagang yang sudah lima tahun berjualan di Pasar Cinde ini berharap pemerintah bisa membantu meringankan bebannya dan dapat memberikan bantuan atau tempatnya berjualan.

Sementara itu, Kanit Reskrim Ilir Barat 1 Palembang Iptu Apriansyah menuturkan,  penyebab kebakaran yang terjadi di Pasar Cinde  disebabkan hubungan arus pendek (korsleting) listrik.

“Penyebabnya korsleting arus listrik yang mana kabel di luar los kosong (tempat dagang), itu terbakar dan merambat bagunan kayu tersebut sehingga merambat ke tempat lainnya," ujarnya.

Apriansyah menambahkan, bila kejadian kebakaran sendiri terjadi sejak pukul 22.30WIB yang menghanguskan 40 petak tempat berdagang milik pedagang sayuran dan buah-buahan.

 

“Kalau dilihat barangnya habis semua, 80 persenan yang kita lihat. Dan tak ada korban jiwa dalam kebakaran kali ini,” katanya. (*)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: