396 Lulusan Unbara Diwisuda, 12 Orang Raih Predikat Terbaik

Rektor Unbara, Ir Hj Lindawati MT MZ saat memasangkan kincir kepada mahasiswinya yang diwisuda.-Foto:Eko palpos-
BATURAJA, PALPOS.ID - Sebanyak 396 lulusan Universitas Baturaja (Unbara) dari berbagai program studi di wisuda pada Selasa (26/8) di Gedung Kesenian Baturaja.
Dari jumlah itu terdapat 12 mahasiswa mendapat predikat terbaik yang terdiri dari enam orang akademik dan enam orang lagi non akademik.
Adapun tema wisuda kali adalah "Unbara Kampus Berdampak".
Tema ini mencerminkan komitmen Unbara untuk mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu memberi kontribusi nyata bagi masyarakat.
BACA JUGA:Ramayana Baturaja Kini Gulung Tikar Akibat Daya Beli Masyarakat Turun
BACA JUGA:Warga OKU Desak Transparansi Hibah Perusahaan Tambang
Acara ini dihadiri oleh Asisten II Pemkab OKU, H Hasan HD, Ketua L2DIKTI Wilayah II Palembang, diwakili oleh Ketua Tim Kerja Kelembagaan dan Kerja Sama, Win Honaini, S.H., M.Si., para dekan dan pengurus Yayasan Pendidikan Sebimbing Sekundang.
Serta dihadiri juga guru besar Fakultas Hukum UI, Prof Jimky Asshidiqie SH MH.
Rektor Universitas Baturaja Ir Hj Linda Wati MZ MT menjelaskan tahun ini ada 396 mahasiswa Unbara yang diwiduda.
Mereka terdiri atas Prodi Magister sebanyak 25 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis 81 orang, serta Fakultas Pertanian 55 orang.
BACA JUGA:SAKAPRO Sukses Gelar OKU Fun Run 2025
BACA JUGA:Polres OKU Kembali Bongkar Sejumlah Pos Pungli di Semidang Aji
Kemudian Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 66 orang, Fakultas Teknik dan Komputer 92 orang, serta Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 77 orang.
"Wisuda hari ini bukan akhir perjuangan, tetapi awal pengabdian.
Lulusan dituntut memiliki kompetensi, kreativitas, kemampuan adaptasi, serta karakter yang kuat di era disrupsi dan digitalisasi," ungkap Rektor Unbara.
Dia mengatakan, Universitas Baturaja berkomitmen menjadi kampus berdampak, yang tidak hanya mencetak lulusan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
BACA JUGA:Pemprov Sumsel Anggarkan Rp7 M Untuk Perbaikan Jalan Cor Batukuning
BACA JUGA:Pelaku Spesialis Pembobol Rumah dan Ruko di Baturaja Diringkus Polisi
Melalui kurikulum berbasis OBE, kerja sama industri, riset, dan pengabdian, Unbara ingin melahirkan agen perubahan yang mampu memberdayakan masyarakat.
Saat itu Unbara juga memiliki 3 Prodi S2, 15 Prodi S1, 1 Prodi Profesi, dengan 156 dosen (2 Guru Besar, 27 Doktor, 127 Magister, 15 sedang S3, dan 85% telah tersertifikasi).
Hingga Agustus 2025, Unbara telah melahirkan 12.663 alumni.
"Kepada para alumni, jagalah nama baik almamater. Teruslah berkontribusi untuk masyarakat, serta tetap menjalin silaturahmi dengan kampus," tegasnya
Sementara Guru Besar Fakultas Hukum UI, Prof Jimly Asshidiqie SH MH dalam orasi ilmiahnya menyampaikan bahwa para wisudawan/i harus mempunyai dan menguasai kemampuan untuk beradaptasi terutama dalam era ilmu pengatahuan dan teknologi yang saat ini sangat cepat berkembang untuk dapat berhasil dalam meniti kehidupan ini.
Peran wisudawan/i sebagai aset bangsa dalam mewujudkan Indonesia Emas dengan mengoptimalkan sains, pengetahuan dan keterampilan untuk menghadapi tantangan masa depan.
Lanjut Prof. Jimly, pentingnya penguasaan teknologi dan keahlian masyarakat dalam kemajuan bangsa serta perlunya pengembangan diri untuk bersaing.
Beliau berharap kampus terus berkembang sebagai dasar kehidupan bermasyarakat dan menyatakan wisuda bukan akhir belajar, melainkan awal adaptasi terhadap perubahan untuk mewujudkan kesejahteraan, berbudaya dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. (len)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: