Taman Hutan Kota Diproyeksikan Jadi Icon Paru-paru Kota Baturaja

Taman Hutan Kota Diproyeksikan Jadi Icon Paru-paru Kota Baturaja

Salah satu Taman Hutan Kota di Baturaja yang akan dijadikan paru-paru kota.Foto:Eco/Palpos.Id--

BATURAJA,PALPOS.ID - Taman Hutan Kota di Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), diproyeksikan menjadi icon paru-paru Kota Baturaja untuk menjaga kelestarian, keserasian dan keseimbangan ekosistem perkotaan di wilayah itu.

"Kami memproyeksikan kawasan Taman Hutan Kota (Tahura) akan menjadi kawasan aiconnya paru-paru Kota Baturaja," kata Pengawas Penasehat Lembaga Lingkungan Hidup Gempa Sabatra (GS), M Saleh Tito, Selasa (31/1).

Dia mengatakan, lingkungan Taman Hutan Kota yang terletak di daerah perkotaan akan menjadi lebih indah dengan berbagai tumbuhan hijau yang tumbuh di hutan kota.

Hutan kota juga bisa membantu menjaga sistem klimatologis di wilayah tersebut dan menjadikan iklim menjadi sejuk dan lebih stabil.

BACA JUGA:Bersembunyi di Kebun Pelaku Curanmor ditangkap, Begini Kronolgisnya

Melalui pemanfaatan hutan kota, Anggota DPRD Kabupaten OKU itu menilai bahwa kawasan tersebut akan menjadi wilayah penyerapan air tanah yang stabil, terutama apabila musim kemarau melanda.

"Hutan kota mampu memberikan edukasi bagi masyarakat sebagai laboratorium hidup untuk dapat mengenal dan mempelajari lebih dalam berbagai jenis flora dan fauna yang terdapat didalamnya," jelasnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, kata dia, pihaknya melakukan gerakan menanam bibit pohon di taman hutan kota agar semakin hijau dan lestari.

BACA JUGA:Pengendara Motor Tanpa Pelat Nopol Kedapatan Bawa Sabu, Begini Endingnya...

Gerakan menanam berbagai jenis pohon serta buah ini sebagai jangka panjang dalam upaya menyelamatkan lingkungan yang saat ini dirasakan sudah mulai rusak.

Menurut dia, gerakan menanam satu juta pohon tersebut merupakan rangkaian dari program KPA Gempa Sabatra yang difokuskan dilakukan di kawasan hutan Kota Baturaja.

BACA JUGA:Truk Trailer ‘Cium’ Jembatan Penyebarangan Orang, Jalanan Macet, Begini Kondisinya...
"Kegiatan ini bertujuan untuk menyelamatkan lingkungan khususnya kawasan pinggiran Kota Baturaja karena dalam waktu 10-20 tahun kemudian akan sulit mencari hutan di tengah kota," ujarnya. *

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: