Pemekaran Wilayah Sulawesi Utara: Kota Tahuna dan Empat Kabupaten Bergabung Menjadi Provinsi Nusa Utara

Pemekaran Wilayah Sulawesi Utara: Calon Provinsi Nusa Utara, Surga Pariwisata dan Tambang Emas.-Palpos.id-Dokumen Palpos.id
Wilayah ini berfungsi sebagai penghubung vital antara Maluku di Timur dan Filipina di Utara.
Bahkan, istilah "Nusa Utara" sudah dikenal sejak zaman kolonial Belanda. Produk unggulan dari wilayah ini melibatkan sektor pertanian, perikanan, dan kelautan.
Potensi Ekonomi: Mandiri dan Berkembang
Produk pertanian di Nusa Utara, seperti minyak kelapa, kopra, cengkeh, dan pala, menjadi potensi ekonomi yang kuat.
BACA JUGA:Pemekaran Wilayah Sulawesi Utara: Terbentuknya Provinsi Nusa Utara dan Provinsi Bolmong Raya
BACA JUGA:Pemekaran Wilayah Provinsi Sulawesi Utara: Danau Tondano dan Usulan Pembentukan 2 Provinsi Baru
Dengan basis pertanian dan kelautan yang solid, calon Provinsi Nusa Utara memiliki potensi untuk menjadi daerah otonomi baru yang mandiri dan berkembang.
Ini memberikan peluang besar untuk pengembangan sektor ekonomi lokal, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan diversifikasi ekonomi.
Rencana Pembangunan Infrastruktur
Seiring dengan rencana pemekaran wilayah, pemerintah Provinsi Nusa Utara juga akan fokus pada pembangunan infrastruktur.
Pembangunan pelabuhan, jalan raya, dan sarana transportasi lainnya akan menjadi prioritas untuk mendukung konektivitas antarwilayah dan mempercepat pertumbuhan ekonomi.
BACA JUGA:Kota Bunga Tomohon: Taman Cantik Berkelas Internasional di Sulawesi Utara
Selain itu, investasi dalam sektor pendidikan dan kesehatan akan menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas hidup penduduk di wilayah tersebut.
Dukungan dan Tantangan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: