Pemekaran Wilayah Sumatera Selatan: Dua Opsi Usulan Daerah Otonomi Baru Kabupaten Besemah

Pemekaran Wilayah Sumatera Selatan: Dua Opsi Usulan Daerah Otonomi Baru Kabupaten Besemah

Pemekaran Wilayah Sumatera Selatan: Dua Opsi Usulan Daerah Otonomi Baru Kabupaten Besemah.-Palpos.id-Dokumen Palpos.id

Proses pembentukan Banyuasin Timur telah mencapai tahap penting. Dewan Presidium optimis bahwa langkah ini akan membuahkan hasil jika kajian akademik rampung dan disetujui oleh DPRD Banyuasin. 

Selanjutnya, usulan tersebut akan diajukan ke pemerintah pusat untuk mendapatkan persetujuan resmi.

Sukardi mengimbau seluruh elemen masyarakat dan stakeholder untuk mendukung upaya ini. 

“Kami percaya bahwa dengan sinergi semua pihak, Banyuasin Timur akan segera terwujud sebagai DOB,” pungkasnya.

Dengan terbentuknya Kabupaten Banyuasin Timur, Sumatera Selatan diharapkan akan memiliki tambahan daerah otonomi baru yang mampu mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

Saat ini, Sumsel memiliki 17 kabupaten/kota, dan Banyuasin Timur berpotensi menjadi yang ke-18.

Pemekaran Wilayah Sumatera Selatan: Aspirasi Pembentukan Kabupaten Muba Timur Mencuat Lagi.

Dorongan masyarakat Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) di Provinsi Sumatera Selatan untuk membentuk Kabupaten Muba Timur semakin menguat. 

Meski terkendala moratorium Daerah Otonomi Baru (DOB) yang belum dicabut oleh pemerintah pusat, aspirasi ini tetap bergulir dengan dukungan luas dari berbagai kalangan.

Gagasan pembentukan Kabupaten Muba Timur pertama kali mencuat dari keinginan masyarakat setempat untuk meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan. 

Presidium Pembentukan Kabupaten Muba Timur (PPKMT), sebuah lembaga yang dibentuk khusus untuk memperjuangkan pemekaran ini, telah memulai langkah nyata sejak beberapa tahun lalu.

Pada tahun 2018, dokumen resmi usulan pembentukan Kabupaten Muba Timur diserahkan ke DPRD Musi Banyuasin. 

Presiden PPKMT, Ahmad Toha SpdI, menyatakan bahwa pembentukan kabupaten ini bukan semata-mata untuk kepentingan politik, melainkan sebagai solusi untuk percepatan pembangunan, peningkatan layanan publik, serta penguatan perekonomian lokal.

“Kami ingin mempercepat pembangunan, menciptakan lapangan kerja baru, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ini adalah langkah strategis untuk kemajuan bersama,” ujar Ahmad Toha.

Sebagai bentuk kesiapan, logo resmi Kabupaten Muba Timur telah dirancang dengan semboyan ‘Sebiduk Sehaluan’. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: