Warga Ngeluh Jalan Rusak Akibat Kendaraan Material Pembangunan Tol, Ini yang dilakukan Pemkab Muba

Rapat Terkait Kerusakan pada Ruas-Ruas Jalan Kabupaten yang dilintasi Angkutan Material Pembangunan Jalan Tol -Foto:dokumen palpos-
"Di Desa Bukit Jaya kerusakan jalan terjadi di sepanjang 3,8 kilometer akibat muatan material pembangunan jalan tol oleh HKI ini," bebernya.
Dijelaskan, kerusakan jalan Kabupaten dan Desa tersebut dari hasil pengecekan di lapangan disebabkan oleh muatan material yang over mencapai 30 ton.
BACA JUGA:Dorong Percepatan untuk Atasi Blank Spot di Kabupaten Muba
BACA JUGA:Peduli, Ini yang dilakukan Camat Sanga Desa dan Warga Terhadap Jalan Rusak Sekayu - Lubuk Linggau
"Sementara ketahanan jalan Kabupaten dan Desa di Muba hanya kapasitas muatan 8-10 ton," bebernya.
Selain itu, Alva mengungkapkan pihak HKI belum melakukan pemadatan pelebaran jalan. "Ada juga utilitas kabel putus dan belum diperbaiki hingga saat ini," ujar Alva.
Hal senada juga diungkapkan Camat Babat Supat Debby Herianto SSTP MSi, ia mengungkapkan pihak HKI harus responsif jangan sampai memicu keresahan masyarakat pedesaan.
"Kalau ada jalan rusak harus segera diperbaiki, jangan sampai membuat masyarakat emosi,"tegasnya.
Sementara itu, Humas Project IA IB IIA HKI, Arif Prabowo mengaku pihaknya meminta maaf atas kejadian-kejadian di lapangan yang terdampak dari pembangunan jalan tol di Muba.
"Kami mohon maaf, saat ini bertahap kerusakan jalan warga desa sudah di inventarisir untuk diperbaiki," pungkasnya.*
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: