Panna Cotta : Manisnya Sejarah dan Keistimewaan dalam Setiap Sajian

Manisnya sejarah, lembutnya rasa. Panna cotta, hidangan penutup Italia yang selalu menggoda selera. -Foto: instagram@jktfoodbang-
Gelatin adalah bahan yang memberikan tekstur kenyal dan kokoh pada panna cotta setelah dimasukkan ke dalam cetakan dan didinginkan.
Pada beberapa resep, bahan tambahan seperti vanili, kopi, atau buah-buahan segar juga digunakan untuk memberikan rasa yang lebih kaya dan kompleks.
BACA JUGA:Creamy Cheese Cake Blueberry : Perpaduan Sempurna Rasa Lembut dan Segar dalam Setiap Gigitan
BACA JUGA:Klappertaart : Kue Lezat dengan Sentuhan Manis dari Manado
Krim kental adalah bahan utama yang memberikan rasa lembut dan manis pada panna cotta.
Biasanya, proporsi krim lebih banyak dibandingkan dengan susu, sehingga menghasilkan tekstur yang lebih kaya dan creamy.
Gula ditambahkan untuk memberi rasa manis alami, sedangkan gelatin berfungsi untuk mengikat bahan-bahan cair menjadi lebih padat.
Proses pembuatan panna cotta relatif sederhana, tetapi membutuhkan ketelitian dalam hal waktu dan suhu.
Pertama, campurkan krim, susu, dan gula dalam panci, kemudian panaskan campuran tersebut dengan api kecil hingga gula larut.
Setelah itu, masukkan gelatin yang telah dicairkan sebelumnya dan aduk rata hingga tidak ada gumpalan.
Setelah campuran mencapai suhu yang tepat, tuangkan ke dalam cetakan dan biarkan dingin di dalam lemari es selama beberapa jam hingga tekstur panna cotta mengeras.
Setelah proses pendinginan selesai, panna cotta siap untuk disajikan.
Untuk tampilan yang lebih menarik, panna cotta sering dihiasi dengan saus buah segar, selai, atau serutan cokelat.
Beberapa variasi panna cotta juga disajikan dengan tambahan karamel, kacang, atau bahkan potongan cokelat hitam.
Salah satu keistimewaan panna cotta adalah fleksibilitasnya dalam hal rasa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: