Bupati Banyuasin Askolani Bakal Gugat Cerai Istri Sah dr Fitri ke PA Banyuasin

Bupati Banyuasin Askolani Bakal Gugat Cerai Istri Sah dr Fitri ke PA Banyuasin

Bupati Banyuasin H Askolani, bersama istrinya dr Sri Fitriani. -Palpos.id-Palpres.com

BANYUASIN, PALPOS.ID – Meskipun dinilai sukses memimpin Kabupaten Banyuasin, namun tidak sejalan dengan rumah tangga Bupati Banyuasin H Askolani.

Belum usai kasus pidana yang menderanya, akibat dilaporkan perempuan mengaku istrinya berinisial NY ke Mapolda Sumsel.

Dimana, NY melaporkan sang bupati karena dituding menikah lagi tanpa izin izin pertamanya. Istri pertama dimaksud adalah NY.

Kini Bupati Banyuasin Askolani dikabarkan bercerai dengan istri sahnya dr Sri Fitriani alias dr Fitri.

BACA JUGA:Bupati Banyuasin Askolani Akui Nikah Siri, Namun Sudah Bercerai karena NY Selingkuh

Bahkan, dengan dalih tak sejalan lagi, Askolani dikabarkan akan menggugat cerai atau cerai talak sang istri ke Pengadilan Agama (PA) Banyuasin.

Akan tetapi, pendaftaran gugat cerai ke PA itu belum dilakukan. Namun, akan didaftarkan pekan depan.

Hal itu diungkapkan Advokat Dodi Irama SH selaku Kuasa Hukum Bupati Banyuasin Askolani kepada Palpres.com (Grup Palpos.id), saat dihubungi melalui telepon, Rabu 21 September 2022.

"Ya, rencananya akan diajukan ke Pengadilan Agama Banyasin, untuk waktu tepatnya tim yang akan menjadwalkan,"ujar Dodi Irama, Kuasa Hukum Bupati Banyuasin.

BACA JUGA:Layangkan Surat Kepada Gubernur, Penyidik Polda Sumsel Bakal Periksa Bupati Askolani

Dengan Bupati Banyuasin H Askolani mengajukan talak cerai ini, menurut Dodi, maka nanti akan ada upata mediasi antara Askolani dengan dr Sri Fitriani apakah rujuk atau tidak.

"Jika terjadi cerai, soal hak asuh anak dan harta gono gini ada mediasi. Kecuali jik dr Fitri yang gugat cerai, mungkin tidak ada mediasi lagi," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Bupati Banyuasin Askolani mencerai talak istri sahnya, dr Sri Fitriani.

Cerai talak itu dilayangkan Askolani diduga buntut dia dipolisikan oleh seorang wanita asal Jakarta bernama Nova Yuliani (NY) dengan tudingan menikah lagi.

BACA JUGA:Akhirnya Askolani Laporkan Balik NY ke Mapolda Sumsel, Ini Pasal yang Disangkakan

Informasi yang dihimpun, cirai talak itu resmi dilayangkan Askolani pada Senin, 19 September 2022.

Askolani juga telah menyatakan secara gamblang di kediamannya kemarin saat melaksanakan tasyakuran empat tahun kepemimpinannya menjadi Bupati Banyuasin, bahwa dia telah resmi mencerai talak secara agama dengan Fitri.

Perceraian antara Askolani dan Fitri disebut karena keduanya sudah tidak sejalan, beda prinsip dan beda frekuensi.

Askolani bahkan menyebutkan dia akan mengurus perceraiannya di pengadilan agama, pada pekan depan.

BACA JUGA:Terkait Laporan Menikah Tanpa Izin, Askolani Beberkan Fakta Sebenarnya

"Karena tidak sejalan, beda frekuensi, saya putar apa, dia putar RRI, beritanya beda," ujar Askolani di hadapan puluhan masyarakat dan Kepala OPD  yang hadir di Pendopoan Rumah Dinas Bupati Banyuasin.

Pernyataan Askolani ini menjawab pertanyaan dari masyarakat terkait statusnya sebagai suami dari dr Fitri. "Kalau tidak sejalan tidak mungkin akur," ucapnya.

Soal isu alasan perceraian, Askolani hanya berujar jika semua manusia tidak punya kelebihan.

"Jangan saling menjelekkan, saya sudah minta sama tim untuk tidak saling menjelekkan. Ini semua perjalanan hidup," tukasnya.

BACA JUGA:H. Askolani Satu-satunya Bupati di Sumsel Penyabet Dua Penghargaan Nasional Bidang Pertanian

Ia mengaku mendapat banyak cobaan dalam perjalanan karirnya selama ini sebagai Bupati Banyuasin.

"Mulai dari isu perselingkuhan, bahkan saya disebut menghamili anak gadis orang," ujarnya.

Fitri ketika dikonfirmasi juga membenarkan dirinya telah digugat cerai Askolani.

"Iya, dia (Askolani) menggugat saya itu kemarin, 19 September 2022. 

BACA JUGA:Lindungi Ekosistem Gambut, Pemkab Banyuasin Lajutkan Proses Penyusunan Dokumen

Jadi intinya Bapak tuh kan menurut dia beda prinsip ya, beda frekuensi ya," kata Fitri, Selasa, 20 September 2022.

Fitri sangat menyesalkan tindakan Askolani yang menyatakan ke publik terkait perceraian mereka.

Menurutnya, Askolani tak seharusnya seperti itu. "Jadi beda frekuensi itu sebenarnya gimana ya, kalau saya sih menyayangkan mengapa dia mem-publish kayak gitu ngomongnya," ungkap Fitri.

Permasalahan Fitri dan Askolani merupakan masalahnya pribadi.

BACA JUGA:Warga Banyuasin Keluhkan Jalan Rusak Hingga Pupuk Langka

Menurut Fitri, Askolani yang merupakan sosok seorang kepala daerah tak perlu menyampaikan masalah pribadi di hadapan publik.

"Itu kan masalah pribadi, dia kan sebagai seorang publik figur tak seharusnya dia ngomong kayak gitu," jelasnya.

Ia menyayangkan masalah pribadi menjadi konsumsi publik.

"Sebenarnya saya sudah berikhtiar mempertahankan keutuhan rumah tangga kami, karena Allah SWT sudah mengkaruniai satu orang putra sebagai buah hati kami," ujarnya.

BACA JUGA:Feby Deru Dorong PKK Banyuasin Revitalisasi Dasawisma Sebagai Ujung Tombak Keberhasilan

Fitri mengaku sudah berusaha bertahan selama empat bulan ini di rumah dinas dengan segala perasaan. (*)

Sumber: palpres.com