Pelajar SMKN 3 Kayuagung Bernafas Lega, Tembok Beton Penghalang Akses Jalan Dibongkar

Pelajar SMKN 3 Kayuagung Bernafas Lega, Tembok Beton Penghalang Akses Jalan Dibongkar

Seorang warga yang melintas dengan leluasa usai pembukaan pemblokiran akses jalan menuju Hutan Kota dan SMKN 3 Kayuagung, Kabupaten OKI, Jumat 17 Februari 2023.-Palpos.id-Kominfo OKI

KAYUAGUNG, PALPOS.ID - Para pelajar Sekolah Menengah Kejuruan Negeri atau SMKN 3 Kayuagung bisa bernafas lega.

Pasalnya, kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut sempat terganggu dengan adanya pemblokiran jalan oleh pihak ahli waris yang mengklaim kepemilikan lahan SMKN 3 Kayuagung itu.

Salah satu guru di SMKN 3 Kayuagung, AN mengatakan, mereka sempat melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara daring karena akses ke sekolah ditutup.

"Ya kemarin, proses belajar mengajar sempat dilakukan secara daring, karena pemblokiran jalan itu. Anak-anak dan orang tua juga takut berangkat ke sekolah, takut terjadi apa-apa,"ungkapnya, Jumat 17 Februari 2023.

BACA JUGA:Blokir Jalan SMKN 3 Kayuagung Dibuka, Warga Leluasa Lintasi Hutan Kota

BACA JUGA:Tiga Ahli Waris Klaim Kepemilikan Lahan SMKN 3 Kayuagung Ditetapkan Tersangka, Ini Kata Polisi...

Ia menambahkan, sejak ditengahi Pemkab OKI dan pihak kepolisian, kini kegiatan belajar mengajar sudah kondusif. Namun jumlah penerimaan siswa baru atau PPDB tahun ini menurun drastis.

"Wali murid dan siswa takut mendaftar ke sekolah ini, mereka berfikir nanti sekolahnya di tutup permanen. 

Saya berharap, persoalan klaim lahan itu mampu diselesaikan secara baik dan adil tanpa mengganggu aktivitas sekolah dan kegiatan masyarakat," ujarnya.

Hal serupa disampaikan Tokoh Masyarakat Kelurahan Kedaton, H Tarmos, saat ini aktivitas masyarakat tidak lagi terganggu. Dimana sewaktu jalan ditutup masyarakat sangat resah. 

BACA JUGA:Soal Klaim Lahan SMKN 3 Kayuagung, Kajari OKI Minta Jangan Ganggu Fasilitas Umum

BACA JUGA:Satpol PP dan Damkar OKI Gelar Penertiban Penutupan Jalan SMKN 3 Kayuagung

"Alhamdulillah. Setelah tembok penutup dibuka aktivitas masyarakat untuk menuju kesana sudah lancar. 

Saya berharap, kedepam tidak ada lagi penutupan jalan serupa yang dilakukan oknum-oknum tertentu," tuturnya, Kamis, 16 Februari 2023.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: