Biasa Mandi di Sungai Remaja Kelurahan Ulak Lebar Malah Tenggelam, Ditemukan Sudah Tidak Bernyawa

Biasa Mandi di Sungai Remaja Kelurahan Ulak Lebar Malah Tenggelam, Ditemukan Sudah Tidak Bernyawa

Biasa Mandi di Sungai Remaja Kelurahan Ulak Lebar Malah Tenggelam, Ditemukan Sudah Tidak Bernyawa,-Foto : Yati/Palpos-

LUBUKLINGGAU, PALPOS.ID - Warga RT 06 Kelurahan Ulak Lebar Kecamatan Lubuklinggau Barat II Kota Lubuklinggau Sumatera Selatan (Sumsel) mendadak panik.

Pasalnya seorang remaja setempat yakni Heriyanto (18), tiba-tiba tenggelam di Sungai Kelingi.

Insiden tenggelamnya Heriyanto terjadi di Sungai Kelingi, Kelurahan Ulak Lebar, Rabu 19 Juli 2023, sekitar pukul 13.00 WIB.

BACA JUGA:Nanan Janji, Rekomendasi Bersama Pemekaran Sumselbar Dikeluarkan Sebelum Habis Masa Jabatannya

Berdasarkan keterangan Guntur (tetangga korban), tenggelamnya korban diketahui setelah seorang pengangkut batu yang juga warga sekitar, sempat melihat korban yang sedang mandi namun tidak kunjung muncul ke permukaan saat menyelam.

Lalu warga tersebut berteriak memberitahukan bahwa ada orang tenggelam.  Saat itu dirinya sedang memuat batu ke dalam mobil. Mendengar teriakan itu, dirinya menghentikan aktivitasnya.

"Dengar itu aku langsung merespon dengan lari ke Sungai Kelingi," ujar Guntur.

BACA JUGA:Dukung Pemekaran Sumselbar, Ini Alasan Walikota Lubuklinggau

Setiba di tepi sungai Guntur dan seorang warga lainnya langsung menyelam mencari korban. Namun sayang korban tidak langsung ditemukan.

Setelah terus mencari, 30 menit kemudian barulah korban ditemukan. Ketika warga akan menarik tangannya beberapa kali terlepas karena sudah licin.  Begitupun dengan dirinya.

Namun kemudian Guntur mengaku  berinisiatif untuk menarik bagian tengkuk (leher belakang) korban barulah korban bisa diangkat ke permukaan.

BACA JUGA:Bahas Pemekaran, Sumselbar Presedium Sumselbar Temui Walikota Lubuklinggau 

"Ya seperti ada yang menarik, ketika ditarik ke atas lepas kembali itu berlangsung beberapa kali, seolah kami tarik menarik," jelasnya.

Padahal dikatakan Guntur, tenggang waktu dia tenggelam hanya hitungan menit.

"Waktu dia tenggelam itu cuma hitungan menit paling sekitar 3 menit, yang lama kami melakukan pencarian," ungkapnya.

BACA JUGA:Wacana Penghapusan Honorer, Begini Penjelasan Walikota Lubuklinggau

Setelah korban berhasil diangkat ke atas, korban sudah tidak bernyawa lagi. Namun oleh warga korban tetap dibawa ke puskesmas terdekat untuk memastikan kondisi korban.

"Sampai di puskesmas, orang puskemas juga ngomong sudah meninggal," ujar Guntur.

Korban sendiri dikatakan Guntur sudah biasa mandi di sungai dan juga bisa berenang. Saat kejadian sia tidak tahu kenapa korban bisa tenggelam.

BACA JUGA:Bahas Pemekaran, Sumselbar Presedium Sumselbar Temui Walikota Lubuklinggau

"Mungkin dia jatuh, terus kakinya nyangkut barang kali," katanya.

Sementara itu Ketua RT 06 Kelurahan Ulak Lebar Hardi, mengatakan rumah  korban berada tepat dipinggir sungai. Dia pun membenarkan jika korban sudah biasa mandi ke Sungai.  "Mungkin sudah ajalnya," ujar Hadi.

 Dikatakan Hadi, jenazah korban langsung dimakamkan hari itu juga. "Jenazah korban langsung dimakamkan sore tadi, ba'da ashar," pungkasnya.*

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: