Diduga Malu Terlilit Hutang, Marningsih Memilih Jalan Akhir Ini

Diduga Malu Terlilit Hutang, Marningsih Memilih Jalan Akhir Ini

Diduga malu terlilit hutang, Marningsih memilih akhiri hidup dengan cara gantung diri.--

Unit Identifikasi (INAFIS) Sat Reskrim Polres Lubuklinggau, Sat Intelkam Polres Lubuklinggau, dipimpin Kasat Reskrim AKP Robi Sugara, dibantu anggota Brimob Batalyon B Pelopor (Petanang) langsung mendatangi lokasi kejadian. 

BACA JUGA:Bahas Pemekaran, Sumselbar Presedium Sumselbar Temui Walikota Lubuklinggau

Di lokasi langsung dilakukan  Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian.

"Saat tiba di lokasi ko ban sudah meninggal, sementara anggota yang turun melakukan olah TKP dan menyelidiki penyebab kematian korban," jelasnya 

Saat korban akan dibawa ke Rumah Sakit, disaksikan warga anak dan keponakan korban menolak untuk dilakukan pemeriksaan serta tindakan medis di Instalansi Gawat Darurat (IGD).

BACA JUGA:ASN Sudah Tidak Sabar Menunggu Realisasi Kenaikan Gaji

"Secara tertulis keluarga korban juga menolak dilakukan autopsi, karena pihak korban telah menerima kejadian itu sebagai musibah," jelas Robi 

Sementara itu dari hasil penyelidikan berdasarkan keterangan saksi-saksi dan informasi tetangga, serta analisa percakapan melalui pesan WhatsAap dari HP milik korban, bahwa korban diduga kuat bunuh diri.

"Ini disebabkan masalah ekonomi, korban diduga malu karena  banyak hutang," ungkap Robi.

BACA JUGA:Produk Inovatif NPK 15-15-15 Pusri, Hasilkan Tongkol Jagung Sempurna

Berdasarkan hasil introgasi kepada Anik (anak korban), didapat keterangan bahwa korban sebelum meninggal dunia, selama ini hanya tinggal sendirian dirumahnya.

Keponakan korban Yustriani juga menerangkan bahwa dua Minggu sebelumnya, korban sempat pamit melalui pesan Whatsapp, akan pergi ke Desa Trans Subur hendak ke ladan," jelasnya. 

Sedangkan tetangga korban (saksi Emilia) menerangkan bahwa sehari sebelumnya atau pada Kamis 20 Juli 2023 sekitar pukul 10.00 WIB.

BACA JUGA:Pemekaran Kabupaten Sumbawa Provinsi NTB Bentuk Calon Kota Sumbawa Besar Persiapan Provinsi Baru

Saksi mengirimkan pesan Whatsaap kepada korban, untuk menanyakan keberadaan korban, saat itu chat saksi dibalas oleh korban bahwa korban berada di rumah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: