Goa Putri: Pesona Alam Eksotis dan Legenda Dikutuknya Dayang Merindu Oleh Si Pahit Lidah

Goa Putri: Pesona Alam Eksotis dan Legenda Dikutuknya Dayang Merindu Oleh Si Pahit Lidah

Goa Putri: Pesona Alam Eksotis dan Legenda Dikutuknya Dayang Merindu Oleh Si Pahit Lidah--Foto: Ist/Palpos.id

PALPOS.ID - Selain memiliki banyak air terjun yang memukau, Sumatera Selatan juga memiliki keindahan alam yang tersembunyi yang patut dieksplorasi.

Salah satu tempat yang memikat hati para pengunjung adalah Goa Putri, yang terletak di Desa Padang Bindu, Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

Goa ini bukan hanya tempat eksotis, tetapi juga dipenuhi dengan legenda yang menghiasi sejarah Kerajaan Ogan.
BACA JUGA:Menikmati Sensasi Camping di Hutan Pinus Rahong Jawa Barat
Ferdinata, seorang pemandu di Goa Putri, mengungkapkan bahwa tempat ini adalah jejak sejarah dari Kerajaan Ogan yang kaya akan cerita legenda.

Salah satu kisahnya adalah tentang kutukan Sipahit Lidah yang diyakini oleh masyarakat OKU sebagai pencipta Goa Putri.

"Sipahit Lidah adalah sosok yang memiliki kekuatan gaib dan terkenal di bagian selatan Sumatera. Dalam legenda, kita diceritakan bahwa dahulu kala ada seorang putri bernama Dayang Merindu, yang merupakan selir dari Prabu Amir Rasyid, penguasa Kerajaan Ogan," ungkap Ferdi.
BACA JUGA:Curi Besi Penahan Rel Kereta Api, 2 Warga Prabumulih Sumatera Selatan Diringkus Polisi
Menurut cerita yang berkembang di tengah masyakat pada suatu pagi, saat sang putri sedang mandi di muara Sungai Semuhun, Sipahit Lidah melintas dan merasa tertarik dengan kecantikan Dayang Merindu.

Namun, sang putri mengabaikan sepenuhnya, yang akhirnya memicu kemarahan Sipahit Lidah.

Ia mengutuk putri tersebut dengan perkataan, "Sombong sekali putri ini, diam seperti batu." Dan dengan cepat, Dayang Merindu berubah menjadi batu yang membeku.
BACA JUGA: Google Pixel 7 Pro, Andal pada Kamera, Cocok Bagi Konten Kreator, Resolusi 4K dan Mampu Hilangkan Fhoto BlurBACA 
Kemudian, Sipahit Lidah melanjutkan perjalanannya menuju desa tempat tinggal Dayang Merindu.

Saat tiba di desa tersebut, ia melihat betapa sepi dan sunyi desa itu, yang membuatnya mengucapkan, "Betapa sepinya desa ini, tak ubahnya sebuah goa." Maka, desa itu pun berubah menjadi Goa Putri.

Goa Putri terletak di Bukit Barisan di Desa Padang Bindu, memiliki panjang sekitar 159 meter, lebar antara 8 hingga 20 meter, dengan ketinggian mencapai 20 meter.
JUGA:Glamping Lembah Indah Malang: Oase Keindahan Alam yang Memanjakan Jiwa dan Bikin Perasaan Menjadi Tenang
Sungai Semuhun mengalir di dalamnya, anak Sungai Ogan, mengalir dari arah barat ke timur.

Ketika berkunjung ke Goa Putri, pengunjung dianjurkan untuk mengetuk pintu gua sebanyak tiga kali sebelum masuk, sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur.

Di dalam gua yang temaram dan berhawa sejuk ini, pengunjung akan mendengar gemericik aliran sungai yang ikut mengiringi selama perjalanan.
BACA JUGA:Pulau Beralas Pasir di Bintan, Surga Bagi Pencinta Fotografi dan Olahraga Air
Warga setempat meyakini bahwa sungai di dalam goa ini adalah tempat pemandian para putri kerajaan, dan mereka percaya bahwa air sungai ini memiliki khasiat untuk menjaga kecantikan dan keawetan.

Sehingga, tidak jarang pengunjung yang memilih untuk mandi atau sekadar membasuh wajah di sini.

Goa Putri juga menawarkan pesona alam dalam bentuk stalaktit dan stalakmit dengan beragam bentuk yang memesona.
BACA JUGA:Museum Lokomotif Kereta: Pesona Sejarah dan Edukasi di Cikampek
Tatanan batu di dalam goa ini juga menarik perhatian, dengan batu-batu yang secara alami terbentuk menyerupai tempat peristirahatan, singgasana, pedapuran untuk memasak, dan pembaringan (Dayang Merindu) yang dikelilingi oleh aliran air Sungai Semuhun.

Di ujung goa, terdapat sebuah gua bernama Goa Penjagaan, di mana terdapat lubang dan bongkahan batu menyerupai dua ekor harimau. Konon, kedua harimau ini adalah penjaga yang selalu waspada saat putri sedang mandi.

Bagi para wisatawan yang ingin menikmati pesona Goa Putri, tiket masuknya terjangkau, yakni seharga Rp2.500 untuk anak sekolah dan Rp5.000 untuk orang dewasa. Sementara biaya parkir motor sekitar Rp2.000, dan Rp5.000 untuk minibus.
BACA JUGA:Pantai Trikora yang Indah di Pulau Bintan Riau, Jejak Sejarah Tempat Pertahanan Wilayah Terluar Indonesia
Goa Putri adalah salah satu destinasi wisata yang unik dan menyimpan legenda yang memikat di Sumatera Selatan.

Dengan keindahan alamnya yang eksotis dan cerita-cerita mistis yang menyertainya, tempat ini menawarkan pengalaman yang tak terlupakan bagi para pengunjung yang berani menjelajah ke dalam goa yang penuh misteri ini.

Jadi, jika Anda mencari pengalaman berbeda dalam menjelajahi keindahan alam Sumatera Selatan, jangan lupa untuk mengunjungi Goa Putri.*

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: