Kue Bilang Mawar: Kelezatan Tradisional yang Tetap Melekat dalam Budaya Indonesia

Kue Bilang Mawar: Kelezatan Tradisional yang Tetap Melekat dalam Budaya Indonesia

Kue Bilang Mawar: Kelezatan Tradisional yang Tetap Melekat dalam Budaya Indonesia-foto : tangkapan layar ig, dapuraida01--

PALEMBANG, PALPOS.ID - Kue bilang mawar, sejenis kue tradisional dengan bentuk yang memikat dan rasa yang lezat tetap mempertahankan kepopulerannya di tengah beragam variasi kue modern.

Kue ini tidak hanya dikenal karena kelezatannya tetapi juga karena bentuknya yang menyerupai kelopak mawar yang indah.

BACA JUGA:Bawang Bombay: Sumber Nutrisi dan Keajaiban di Dapur yang Terus Dikagumi

BACA JUGA:Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Menggugah Selera

Kue bilang mawar tidak hanya menjadi camilan lezat tetapi juga menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi dan budaya Indonesia.

Dibalik kelezatan kue bilang mawar terdapat sejarah panjang yang melekat dalam keberadaannya.

BACA JUGA:Wingko, Makanan Tradisional Jawa Tengah: Gurih, Manis dan Kaya Sejarah

BACA JUGA:Buah Lontar: Buah Tropis Indonesia yang Kaya Manfaat

Kue ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari berbagai upacara adat dan perayaan dari acara pernikahan hingga festival budaya.

Proses pembuatannya yang membutuhkan keterampilan dan ketelatenan menjadikan kue bilang mawar sebagai simbol kehalusan dan keindahan dalam karya kulinernya.

BACA JUGA:Kenali 5 Resep Snack Sehat dan Lezat untuk Anak

BACA JUGA:Kelezatan Kerupuk Palembang: Variasi yang Menggoda Selera dan Menghadirkan Sensasi Kuliner Khas

Kue bilang mawar juga mencerminkan kekayaan akan bahan-bahan alami lokal.

Dari bahan dasar seperti tepung beras, kelapa dan gula merah, kue ini membawa cita rasa yang khas dari Indonesia.

BACA JUGA:Perkedel Jagung, Kelezatan Gurih dari Hasil Bumi Indonesia

BACA JUGA:Kolak Ubi Ungu, Kelezatan Tradisional yang Memikat Selera

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: