Baleg DPR Setuju Wantimpres Diisi Mantan Terpidana dengan Hukuman Di Bawah Lima Tahun Penjara

Baleg DPR Setuju Wantimpres Diisi Mantan Terpidana dengan Hukuman Di Bawah Lima Tahun Penjara.-Palpos.id-Diskominfo Ogan Ilir
Sebelumnya, pasal tersebut berbunyi bahwa calon Wantimpres tidak boleh pernah dijatuhi pidana berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.
Namun, dengan adanya revisi, pasal tersebut kini berbunyi: "Tidak pernah dijatuhi pidana berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 5 (lima) tahun atau lebih."
Perubahan ini berarti bahwa seseorang yang pernah dijatuhi hukuman penjara di bawah lima tahun tetap bisa dipertimbangkan untuk menjadi anggota Wantimpres, selama tindak pidana yang dilakukannya tidak diancam dengan hukuman penjara lima tahun atau lebih.
Keputusan ini menuai dukungan dari mayoritas fraksi di DPR, yang secara aklamasi menyetujui usulan tersebut.
Achmad Baidowi sempat menegaskan kembali kepada anggota rapat mengenai maksud pasal ini sebelum pengambilan keputusan dilakukan.
Ia memastikan bahwa para anggota Baleg dan pemerintah menyetujui perubahan bunyi pasal tersebut, dan akhirnya mayoritas peserta rapat menyatakan setuju dengan usulan pemerintah.
Kesepakatan Jabatan Ketua Wantimpres Bisa Dijabat Bergilir
Selain perubahan terkait persyaratan mantan terpidana, rapat Panja juga menyetujui usulan pemerintah agar jabatan Ketua Wantimpres bisa dijabat secara bergantian.
BACA JUGA:Gagal Pertahankan Kursi DPR RI, Eddy Santana Putra (ESP) Kembali ke PDI Perjuangan untuk Ini
Dalam pembahasan DIM Nomor 24 ayat 2, pemerintah mengusulkan agar klausul tersebut diubah, sehingga jabatan Ketua Wantimpres tidak otomatis dipegang selama lima tahun, melainkan dapat dijabat secara bergilir dengan ketetapan presiden.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Abdullah Azwar Anas, menyampaikan bahwa jabatan Ketua Wantimpres dapat dipergilirkan untuk memberikan fleksibilitas dalam kepemimpinan Wantimpres.
Hal ini, menurut Azwar, akan memberikan ruang yang lebih dinamis bagi Wantimpres dalam menjalankan tugas dan fungsinya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: