Makanan yang digoreng mengandung lemak trans yang dapat merusak jaringan paru-paru dan meningkatkan risiko peradangan.
Pantangan Aktivitas dan Lingkungan
Selain pantangan makanan, penderita paru-paru basah juga perlu memperhatikan aktivitas dan lingkungan sekitar.
BACA JUGA:Oak Tree Glamping Resort, Para Pelancong Modern Pasti Senang Mampir ke Sini
BACA JUGA:Awali Tahun 2024 dengan Samsung Galaxy A25 5G : Smartphone 3 Jutaan dengan Kamera 50 MP OIS !
Beberapa hal yang sebaiknya dihindari agar penyakit tidak bertambah parah antara lain:
1. Lingkungan yang Kotor dan Penuh Polusi
Paparan asap rokok, debu, dan polusi udara dapat memperburuk kondisi paru-paru.
Hindarilah tempat-tempat berpolusi dan pastikan ruangan tempat tinggal bersih dari zat-zat berbahaya.
BACA JUGA:Honor Pad V8 Pro: Tablet Multimedia Bertenaga dengan Layar Luas dan Baterai Raksasa
BACA JUGA:Suzuki Hustler Mengaspal dengan Garang: Transformasi Berkat Body Kit Vrarva IO
2. Kurang Istirahat
Tubuh membutuhkan istirahat yang cukup untuk pemulihan. Kurang istirahat dapat melemahkan sistem kekebalan dan memperberat gejala paru-paru basah.
3. Merokok Aktif dan Pasif
Rokok adalah pemicu utama penyakit paru-paru. Merokok aktif atau pasif dapat meningkatkan risiko komplikasi dan membuat efusi pleura semakin parah.
BACA JUGA:Ikan Gabus, Ikan Air Tawar Kaya Kandungan Nutrisi Bermanfaat Untuk Penyembuhan Pasca Operasi