Modus Minta Diantar, Beben Habisi Zukifli Tukang Ojek di Ogan Ilir, Berikut Pengakuannya...

Modus Minta Diantar, Beben Habisi Zukifli Tukang Ojek di Ogan Ilir, Berikut Pengakuannya...

Tersangka Beben saat di introgasi Wakapolres Ogan Ilir.-Foto: Isro-dokumen /Palpos.Id

OGANILIR,PALPOS.ID - Tukang ojek berusia 61 tahun, Zulkifili, menjadi korban perampokan berakhir tragis dengan pembunuhan.

Pelaku, Beni Kurniawan alias Beben (27 Tahun), telah ditangkap oleh jajaran Polres Ogan Ilir. Penangkapan pelaku sangat menggemparkan masyarakat Ogan Ilir.

Menurut keterangan Wakapolres Ogan Ilir Kompol Hermansyah, perampokan itu terjadi pada Selasa, 5 Desember 2023, sekitar pukul 05.30 WIB di jalan Kelurahan Ranjung Raja Timur.

BACA JUGA:Skandal Aborsi Tragis Mahasiswi di Indralaya, DPN Terancam 10 Tahun PenjaraTersangka,

Beben, sengaja meminta tukang ojek Zulkifili untuk mengantarkannya ke Desa Belanti.

Namun, saat berada di kawasan kebun karet yang sepi, Beben tiba-tiba menusuk leher kanan korban.

“Saat dikawasan kebun karet dengan suasana sepi, Tersangka langsung melakukan niatnya menusuk korban pada leher sebelah kanan, hingga korban tersungkur jatuh,’’ ungkap Kompol Hermansyah.

BACA JUGA:Diduga Korban Begal Tukang Ojek Tekapar Tidak Berdaya, Polisi Buru Pelaku

Tersangka Beben, yang mengaku perbuatan kejamnya tidak direncanakan, menjelaskan bahwa ia sering membawa senjata tajam.

Diakui tersangka, lanjut Wakapolres terjadi secara spontan saat Beben dibonceng oleh tukang ojek alias Zulkifli.

"Setelah berhasil melakukan perampokan, pelaku melarikan diri dengan membawa sepeda motor milik korban, yang kemudian dijual dengan harga Rp 2,1 juta di Kecamatan Payaraman," ungkapnya.

BACA JUGA:Tangkal Hoax Jelang Pemilu, Ini Dia yang Dilakukan Bawaslu Ogan Ilir

Korban Zulkifili, setelah dilarikan ke Puskesmas Tanjung Raja oleh warga, dinyatakan meninggal dalam perjalanan.

Wakapolres Ogan Ilir menyebutkan dalam jumpa pers bahwa pelaku Beben tidak memiliki niat lain selain merampok.

"Namun, yang menjadi sorotan, tindakan aneh pelaku Beben yang menjilat darah korban," kata Wakapolres.

BACA JUGA:Pemkab Ogan Ilir Silpa Rp 3 Miliar, Bupati Panca: Terbesar dari Pemotongan Gaji ASN yang Malas

Saat ditanya terkait alasan perilaku melakukan hal itu, palaku Beben hanya menyatakan bahwa ia membersihkan darah korban yang ada di tangannya.

“Tidak ada maksud lain saya menjilat darah korban, saya hanya membersihkan darah korban yang ada di tangan saya, lalu darah itu saya buang (Ludahkan),’’ ucap Tersangka Beben.

Tersangka Beben, yang ditangkap oleh pihak kepolisian, mengaku menggunakan hasil penjualan sepeda motor korban untuk membayar utang dan bermain judi slot.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait motif sebenarnya di balik perampokan berdarah ini. *

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: