Akses Jalan TPA Sungai Medang Rusak Parah, Kabid PLP: Kami Mohon Maaf, Segera Kami Atasi Tumpukan Sampah

Akses Jalan TPA Sungai Medang Rusak Parah, Kabid PLP: Kami Mohon Maaf, Segera Kami Atasi Tumpukan Sampah

Akses Jalan TPA Sungai Medang Rusak Parah, Kabid PLP: Kami Mohon Maaf, Segera Kami Atasi Tumpukan Sampah --

PRABUMULIH, PALPOS.ID - Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) kota PRABUMULIH, Maiduty Fitriansyah ST MT melalui Kepala Bidang Penyehatan Lingkungan dan Permukiman (PLP), Muslimin, 

Angkat bicara terkait keluhan masyarakat mengenai tumpukan sampah yang semakin menumpuk dan menebar aroma bau tak sedap.

Menurut penjelasan yang disampaikan melalui telepon WhatsApp, Muslimin menyebutkan bahwa volume sampah meningkat secara signifikan sejak minggu terakhir puasa Ramadhan hingga perayaan Hari Raya Idul Fitri 1445 H. 

"Volume sampah terjadi peningkatan cukup signifikan, peningkatannya sekitar 15-30 persen dibandingkan hari biasa," ungkapnya.

BACA JUGA:Volume Sampah Meningkat 30 Persen, Warga Prabumulih Keluhkan Aroma Tak Sedap

BACA JUGA:Selama Libur Lebaran, 9 Puskesmas dan PSC 199 Prabumulih Tetap Buka 24 Jam

Situasi ini semakin memburuk dengan kondisi jalan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Kelurahan Sungai Medang, Kecamatan Cambai, kota Prabumulih, provinsi Sumatera Selatan yang mengalami kerusakan parah. 

"Akses jalan di TPA rusak parah, akibatnya ada mobil pengangkut sampah terjebak dijalan yang rusak bahkan ada yang mengalami patas AS roda,” jelas Muslimin.

Dampak dari kerusakan infrastruktur ini kata Muslimin, tidak hanya terbatas pada keterlambatan pengangkutan sampah, namun juga memicu kemacetan kendaraan yang keluar masuk di sekitar area TPA. 

"Mobil truk pengangkut sampah tertahan alias terpaksa antre. Mereka tidak bisa masuk ke area TPA karena ada mobil yang rusak tadi," jelas Muslimin.

BACA JUGA:Berikan Rasa Aman dan Nyaman Saat Arus Balik, Satlantas Polres Prabumulih Gelar Operasi Penyekatan

BACA JUGA:Gelar Salat Ied 1445 H, GM Pertamina Hulu Rokan Zona 4 Berharap Semakin Mempererat Ukhuwah Islamiyah

Dalam kondisi seperti ini, Muslimin menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang mereka alami. 

Namun, dia juga menegaskan bahwa pihaknya sedang berupaya keras untuk menangani masalah ini secepat mungkin. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: