Hari Kelima di Akmil Magelang, Gubernur Sumsel Herman Deru Banyak Mendapatkan Materi Dari Berbagai Sumber

Hari Kelima di Akmil Magelang, Gubernur Sumsel Herman Deru Banyak Mendapatkan Materi Dari Berbagai Sumber

Hari Kelima di Akmil Magelang, Gubernur Sumsel Herman Deru Banyak Mendapatkan Materi Dari Berbagai Sumber-Foto:dokumen palpos-

Malgelang, PALPOS.ID - Di Hari kelima  mengikuti kegiatan retret di Akademi Militer (Akmil) Magelang Jawa Tengah, Selasa (24/2/2025).

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru bersama 16 Bupati Walikota asal Sumsel lainnya tetap dalam kondisi fit dan prima mengikuti semua kegiatan yang telah diagendakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia (RI).

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru pada pembekalan di hari kelima, Selasa (25/2/2025)  mengaku banyak mendapatkan materi bahan  materinya semakin tajam dari berbagai narasumber. 

Menurut dia materinya bukan hanya tajam tapi semakin luas materinya. 

BACA JUGA:Sekda Edward Candra Hadiri Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Hasil Reses Anggota DPRD Provinsi Sumsel

BACA JUGA:Jajaran Kanwil Kemenkum Sumsel Turut Meriahkan Pengayoman Run 2025

“Seperti hari ini misalnya materinya dari seluruh HPH,  kemaren TNI dan hari ini juga bicara tentang kesehatan. 

“Kalau kita bicara tentang kesehatan, dari promotif. Preventif  kuratif sampai rehabilitatif. Kita tunggu saja pengarahan menteri kesehatan,” jelasnya.

Herman Deru juga mengungkap kedepan pihaknya akan lebih konkrit dalam mengambil setiap kebijakan dengan berpedoman pada data-data statistik yang ada.

“Kedepan kita akan lebih konkrit dalam menjalankan kebijakan,” tegasnya.

BACA JUGA:Plt Gubernur Sumsel Cik Ujang, Apresiasi Digelarnya Turnamen Sepak Bola Siti Fatimah Cup III Tahun 2025

BACA JUGA:Cik Ujang Merasa Terharu Bisa Menempati Ruang Kerja Wakil Gubernur Sumsel

Gubernur Herman Deru mengungkapkan banyak materi dan ilmu yang telah didapatkannya dari hasil menyimak paparan menteri dan narasumber.

Di antaranya mengidentifikasi potensi wilayah, guna bersama-sama membangun daerah dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: