Cegah Kanker Payudara, Polres Lubuklinggau Beri Edukasi Polwan dan Bhayangkari

Cegah Kanker Payudara, Polres Lubuklinggau Beri Edukasi Polwan dan Bhayangkari

Polres Lubuklinggau gelar penyuluhan. Kesehatan untuk Polwan dan Bhayangkari. -Foto: Dokumen Palpos-

PALPOS.ID - Suasana Aula Bhayangkara Polres Lubuklinggau, Jumat 29 Agustus 2025, tampak berbeda.

 

 

Puluhan Polwan dan anggota Bhayangkari berkumpul dengan penuh antusias, bukan untuk rapat kedinasan, melainkan mengikuti penyuluhan kesehatan tentang kanker payudara.

 

Kegiatan yang menghadirkan dr. Martin Saputro Wardoyo, Sp.B., dokter spesialis bedah dari RS Siloam Silampari Lubuklinggau, ini menjadi ajang penting dalam meningkatkan kesadaran kesehatan, khususnya bagi kaum perempuan yang lebih rentan terhadap penyakit tersebut.

 

Acara dibuka secara resmi oleh Kapolres Lubuklinggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi, didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Lubuklinggau Ny. Vany Adithia, serta Wakil Ketua Bhayangkari Cabang Lubuklinggau.

BACA JUGA:Musim Layangan Jadi Berkah Pedagang Musiman, Solusi Mengalihkan Perhatian Anak dari Gedjet

BACA JUGA:Kejari Lubuklinggau Selesaikan 7 Kasus Lewat RJ, Siap Kembangkan Program Pembinaan

 

Dalam kesempatan itu, Kapolres AKBP Adhitia menekankan pentingnya langkah pencegahan dini.

Karena menurutnya mencegah itu lebih baik daripada pengobatan.

 

“Kesehatan adalah modal utama kita dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Edukasi seperti ini sangat penting agar Polwan dan Bhayangkari bisa menjaga kesehatan diri sekaligus memberi teladan bagi keluarga dan masyarakat,” tegas AKBP Adithia.

BACA JUGA:Bilal Muslimin Diciduk Tim Macan Linggau, Ini Kasus yang Menjeratnya!

BACA JUGA:Sepekan Menghilang, Paby Lubuklinggau Ditemukan Tak Sengaja oleh Bu Guru Irti

 

Sementara itu, dr. Martin selaku pemateri memaparkan berbagai hal mulai dari gejala awal kanker payudara, faktor risiko, hingga langkah deteksi dini.

Salah satu poin penting yang ditekankan adalah pentingnya pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) secara rutin.

 

“Semakin cepat kanker payudara diketahui, semakin besar peluang untuk sembuh. Jangan tunggu gejala memburuk, periksakan diri sejak dini,” jelas dr. Martin.

 

Sementara itu suasana edukasi terlihat lebih hidup dan jauh dari kata membosankan.

BACA JUGA:Tega Peras dan Ancam Ibu Kandung, Salam Mubarokah Kembali Tersandung Hukum

BACA JUGA:Disuruh Beli Kertas Karton: Bocah 10 Tahun Menghilang, Sepekan Tak Kunjung Kembali

 

Terlebih saat masuk

sesi tanya jawab.

Banyak peserta yang mengajukan pertanyaan seputar mitos dan fakta kanker payudara, mulai dari faktor keturunan, gaya hidup, hingga pola makan.

 

Meski materi cukup serius, acara dikemas dengan suasana ringan.

 

Panitia juga menyiapkan door prize menarik untuk peserta yang aktif, sehingga penyuluhan berlangsung hangat dan penuh keceriaan.

 

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh anggota Polwan dan Bhayangkari Polres Lubuklinggau tidak hanya lebih peduli terhadap kesehatan diri sendiri, tetapi juga bisa menjadi agen perubahan yang menyebarkan informasi penting ini ke lingkungan sekitar.

 

“Semoga setelah kegiatan ini, kita semua lebih berani untuk melakukan pemeriksaan rutin, serta bisa mengedukasi keluarga dan masyarakat bahwa kanker payudara bisa dicegah dan diatasi sejak dini,” tutup Ny. Vany Adithia. (yat)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: