Bakso Cuanki : Kuliner Legendaris Bandung yang Kian Digemari Lintas Generasi

Selasa 17-02-2026,11:12 WIB
Reporter : Dahlia
Editor : Rhyca

“Ini comfort food. Harganya terjangkau, rasanya familiar, dan cocok untuk semua kalangan,” ujar Arif Nugraha, pemerhati budaya kuliner Jawa Barat.

Harga satu porsi cuanki relatif ramah di kantong, berkisar antara Rp15.000 hingga Rp30.000 tergantung lokasi dan kelengkapan isi.

Faktor harga ini turut mendukung popularitasnya di tengah kondisi ekonomi yang menuntut masyarakat lebih selektif dalam pengeluaran.

Meski populer, pelaku usaha cuanki tetap menghadapi sejumlah tantangan. Kenaikan harga bahan baku seperti daging sapi dan tepung menjadi salah satu kendala utama.

Selain itu, persaingan dengan makanan cepat saji dan tren kuliner kekinian juga menuntut inovasi berkelanjutan.

Namun di sisi lain, peluang pasar masih terbuka lebar. Dengan meningkatnya promosi digital dan tren wisata domestik, cuanki berpotensi semakin dikenal luas hingga ke mancanegara.

Pemerintah daerah pun diharapkan dapat mendukung pelaku UMKM kuliner melalui pelatihan, sertifikasi halal, dan fasilitasi promosi.

Upaya ini dinilai penting agar kuliner tradisional seperti cuanki tetap lestari dan mampu bersaing di era global.

Lebih dari sekadar semangkuk bakso, cuanki merepresentasikan kehangatan dan kesederhanaan khas Bandung.

Di tengah udara dingin dan hiruk-pikuk kota, seporsi cuanki hangat mampu menghadirkan rasa nyaman yang sulit tergantikan.

Bagi warga Bandung, cuanki bukan hanya makanan, melainkan bagian dari kenangan masa kecil dan kebersamaan.

Dari gerobak sederhana hingga kedai modern, perjalanan cuanki mencerminkan dinamika kota yang terus berkembang tanpa melupakan akar tradisi.

Dengan cita rasa yang tetap terjaga dan inovasi yang terus tumbuh, bakso cuanki diyakini akan terus menjadi primadona kuliner, menghangatkan perut sekaligus hati para penikmatnya, baik warga lokal maupun wisatawan yang singgah di Kota Kembang.

Kategori :