Kolaborasi Tiga Organisasi Pemantau Independen Pemilu: Melibatkan Masyarakat dan Cegah Manipulasi Data

Kolaborasi Tiga Organisasi Pemantau Independen Pemilu: Melibatkan Masyarakat dan Cegah Manipulasi Data

Kolaborasi Tiga Organisasi Pemantau Independen Pemilu: Melibatkan Masyarakat dan Cegah Manipulasi Data.-Palpos.id-Dokumen Palpos.id

POLITIK, PALPOS.ID - Kolaborasi Tiga Organisasi Pemantau Independen Pemilu: Melibatkan Masyarakat dan Cegah Manipulasi Data.

Pada Selasa 13 Februari 2024, tiga lembaga pemantau independen pemilu, yaitu Jaga Pemilu, Jaga Suara, dan Kawal Pemilu, mengumumkan sebuah kolaborasi yang bertujuan untuk meningkatkan cakupan pemantauan pemilu dengan saling berbagi data C hasil Tempat Pemungutan Suara (TPS). 

Ketiganya telah meluncurkan platform digital masing-masing, baik berbentuk website maupun aplikasi, untuk mengajak masyarakat berpartisipasi dalam menjaga integritas suara dari TPS masing-masing.

Upaya Bersama untuk Meningkatkan Cakupan Pemantauan

Natalia Soebagjo, Ketua Perkumpulan Jaga Pemilu, menjelaskan bahwa masyarakat dapat secara bebas menggunakan salah satu platform mereka untuk mengunggah foto hasil rekap perhitungan di TPS atau formulir C-Hasil. 

BACA JUGA:KPU Kota Prabumulih Bakar 2.481 Lembar Surat Suara Pemilu 2024

BACA JUGA:KPU OKU Batalkan Kepesertaan Partai Gelora Sebagai Peserta Pemilu 2024

Pihaknya berkomitmen untuk memfasilitasi masuknya foto-foto formulir C-Hasil untuk pemilihan presiden pada platform mereka, sementara Jaga Suara akan fokus pada pemilihan legislatif.

"Kami akan berkolaborasi agar data C hasil yang didapatkan dibagikan kepada ketiga platform sehingga TPS yang dipantau akan semakin banyak. Ini merupakan upaya kami untuk melindungi suara pemilih dan mencegah terjadinya manipulasi dalam rekapitulasi suara, demi pemilu yang bermartabat," tambah Natalia.

Kerja Kolaborasi di Tengah Kendala Waktu dan Sumber Daya Terbatas

Reza Lesmana dari Jaga Suara menyoroti pentingnya kerja kolaborasi di tengah waktu yang sempit dan sumber daya yang terbatas. 

Menurutnya, kerja sama ini dipilih karena ketiga organisasi memiliki misi yang sama, yaitu menjaga suara rakyat dari potensi manipulasi perhitungan suara.

BACA JUGA:Distribusikan Logistik Pemilu Di Pemulutan Ogan Ilir, Petugas Berjibaku Ditengah Lokasi Banjir

BACA JUGA:PJ Apriyadi Serukan Sukseskan Pemilu Damai 2024 dan Muba Zero konflik  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: