BKSDA Sumsel Berhasil Evakuasi Macan Dahan yang Masuk ke Gudang Warga OKU

Tim BKSDA Sumsel saat evakuasi macan dahan di OKU.-Fhoto: Istimewa-
BATURAJA, PALPOS.ID - Macan dahan dengan ukuran panjang sekitar 100 cm yang masuk di gudang Arta, warga Desa Batu Kuning Kecamatan BATURAJA Barat berhasil dievakuasi oleh Wildlife Rescue Unit (WRU) Balai Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) Sumatera Selatan, Selasa 25 Maret 2025 sekitar pukul 00.35 WIB.
Unit penyelamat satwa liar di Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (Ditjen KSDAE) Kementrain Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) wilayah Sumsel ini mengimbau agar warga jangan terlalu berisik agar hewan bernama latin Neofelis Nebulosa itu tidak stres.
”Kalau mau lihat silahkan, tapi bergantian dan jangan berisik supaya macan tidak stres," ujar petugas KSDA.
Warga bersemangat mengambil video hewan yang sudah cukup lama terjebak di gudang milik warga Batu Kuning yang berbatasan dengan Desa Pusar ini.
BACA JUGA:Semen Baturaja Bagikan Ratusan Takjil di 27 Masjid OKU
BACA JUGA:Polres OKU Buka Layanan Penitipan Barang Pemudik
Kronologis evakuasi macan dahan atau dalam bahasa setempat dikenal juga dengan nama macan akar ini berlangsung menengangkan, meskipun sudah terkurung cukup lama hewan ini tetap agresif.
Unit Penyelamat Satwa Liar- Wildlife Rescue Unit (WRU) Balai Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) Sumatera Selatan yang datang pada tengah malam langsung memasang umpan jebakan di dalam kerangkeng.
Tidak lama berselang, hewan yang ukurannya lebih besar dari macan dahan umumnya itu mendekati dan memakan umpan di jebakan dalam kerangkeng.
Sekitar pukul 01.40 WIB macan yang sudah berhasil dievakuasi langsung diberangkatkan ke Palembang untuk dikarantina dan selanjutnya akan dilepaskan ke habitanya.
BACA JUGA:Disperindag OKU Periksa Keamanan Pangan Parcel Lebaran
BACA JUGA:Kepergok Korban, Pelaku Curanmor Bonyok Dihajar Massa
Menurut informasi Tim WRU BKSDA Sumsel akan membawa Macan Dahan ini ke Kabupaten OKU Selatan.
Mengingat kondisinya sehat dan cukup agresif, maka Tim WRU memutuskan akan melepasnya di kawasan hutan Suaka Margasatwa (SM) Gunung Raya di OKU Selatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: