Bagi masyarakat yang ingin mencoba memasak tumis pakis tempe di rumah, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.
Pertama, pilih pakis yang masih muda agar teksturnya empuk dan tidak alot. Cuci bersih pakis untuk menghilangkan sisa tanah atau kotoran.
Kedua, goreng tempe hingga setengah kering agar tidak mudah hancur saat ditumis bersama pakis.
Ketiga, jangan memasak pakis terlalu lama karena dapat membuat warnanya kusam dan teksturnya lembek. Cukup tumis selama beberapa menit hingga layu namun tetap renyah.
Penambahan sedikit air atau kaldu sayur dapat membantu bumbu meresap sempurna. Bagi penyuka rasa pedas, irisan cabai rawit bisa menjadi pelengkap yang pas.
Popularitas tumis pakis tempe menjadi bukti bahwa kekayaan kuliner Indonesia tidak pernah habis untuk digali.
Di tengah gempuran makanan impor dan tren global, masyarakat tetap memiliki ketertarikan kuat pada cita rasa lokal yang autentik.
Hidangan ini bukan sekadar makanan, tetapi juga cerminan gaya hidup yang lebih sederhana dan sehat.
Dengan bahan yang mudah didapat serta cara memasak yang praktis, tumis pakis tempe menjadi simbol bahwa makanan lezat tidak selalu harus mahal atau rumit.
Ke depan, pelaku industri kuliner diharapkan terus mengangkat potensi bahan-bahan lokal seperti pakis dan tempe ke panggung yang lebih luas.
Dengan inovasi yang tepat tanpa meninggalkan cita rasa asli, bukan tidak mungkin tumis pakis tempe akan semakin dikenal, bahkan hingga mancanegara.
Di meja makan keluarga Indonesia, tumis pakis tempe mungkin tampak biasa. Namun di balik kesederhanaannya, tersimpan cerita tentang tradisi, kesehatan, dan kebanggaan akan hasil bumi sendiri.