Pemekaran Wilayah Provinsi Maluku: Potensi Migas Daerah Calon Otonomi Baru Maluku Tenggara Raya

SKK Migas Optimistis Target Lifting Migas APBN 2025 Tercapai, Didukung Inovasi dan Proyek Baru.-Palpos.id-Dokumen Palpos.id
Blok Tatihu
Blok Tatihu juga dikenal memiliki potensi migas yang signifikan. Lokasinya yang strategis dan kaya akan sumber daya alam membuatnya menjadi salah satu target eksplorasi migas di Maluku Tenggara Raya.
Pemerintah dan perusahaan migas terus melakukan penelitian dan eksplorasi untuk memastikan bahwa potensi ini dapat dimanfaatkan secara optimal.
Blok Selaru, Blok Seira, dan Blok Aru
Selain Blok Masela dan Blok Tatihu, ada juga Blok Selaru, Blok Seira, dan Blok Aru.
Ketiga blok ini juga menunjukkan indikasi potensi migas yang besar.
BACA JUGA:Membawa Harapan Baru: Pemekaran Wilayah Provinsi Maluku Tenggara Raya Menuju Otonomi Baru
Eksplorasi dan penelitian yang dilakukan menunjukkan hasil yang menjanjikan, dan diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap ekonomi lokal dan nasional.
Saumlaki sebagai Daerah Objek Vital
Lokasi Strategis
Saumlaki, yang diusulkan sebagai ibukota Provinsi Maluku Tenggara Raya, memiliki posisi yang sangat strategis.
Terletak di wilayah terluar Indonesia, Saumlaki berbatasan langsung dengan tiga negara: Australia, Timor Leste, dan Papua Nugini.
Posisi ini menjadikan Saumlaki sebagai titik kunci dalam hal keamanan nasional dan ekonomi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: