Bupati Iskandar Lepas Sambut Dandim 0402/OKI

Bupati Iskandar Lepas Sambut Dandim 0402/OKI

Acara pisah sambut Dandim 0402/OKI. --

KAYUAGUNG, PALPOS.ID - Bupati Ogan Komering Ilir, H Iskandar, SE melepas Letkol Inf Hendra Saputra, SSos MM MIpol setelah bertugas 1,8 tahun sebagai Dandim O402/OKI.

Tidak hanya melepas, namun sekaligus memberikan sambutan hangat selamat datang bagi Letkol Inf Irsyad Mahdi Pane untuk bertugas di Bumi Bende Seguguk, Jumat, 21 Juli 2023.

Dalam kesempatan itu Iskandar menyampaikan, berpisah dan menyambut artinya ada yang datang dan ada yang pergi. Hal itu biasa terjadi, namun kali ini ada kesan dan makna yang bearti. 

BACA JUGA:Kejari Ogan Ilir Amankan DPO Lakalantas Hasil Putusan PN Kayuagung Di Banyuasin

"Selamat berpisah Dandim Hendra, terima kasih telah menorehkan prestasi dan dedikasi serta loyalitas. Hal ini akan jadi catatan sejarah di kemudian, kisah untuk diingat dan perjuangan baik yang diteruskan dibawah komando Dandim Irsyad", ungkapnya.

Iskandar mengaku, multikulturalusne ini jadi tantangan sendiri di Kabupaten OKI. 

"Menjaga kondusitivitas bukan hal yang mudah, namun ini telah dituntaskan dalam masa pengabdian Dandim Hendra. Hal ini sangat menunjang pembangunan di OKI berjalan dengan baik," ujarnya.

BACA JUGA:Pj Bupati Muba Imbau OPD Dukung Penuh Penyusunan Arsitektur SPBE, Ini Tujuannya...

Dandim 0402/OKI yang lama, Letkol Inf Hendra Saputra, SSos MIPol yang dipromosikan menjadi Kasbrigrif 8/GC Kodam II/ Sriwijaya mengaku kedatangan sebagai putra daerah menjadi Dandim di masa pandemi Covid-19 bukan hal yang mudah. 

"Dulu saya hari pertama bertugas masih dalam suasana covid-19, masih dalam suasana keterbatasan. Bertugas di wilayah Kabupaten OKI cukup berat karena selain sebagai  kabupaten terluas juga dinamika konflik sosial cukup tinggi," tuturnya.

Dikatakannya lagi, mereka bersama jajaran Polres jungkir balik untuk mencegah terjadi dan mengantisipasi hal itu. Namun, Alhamdulillah semua berjalan lancar.

BACA JUGA:Ini Kata Pengamat Terkait Usulan 2 Provinsi Daerah Otonomi Baru Pemekaran Provinsi Aceh

"Saat pertama bertugas diminta untuk menjaga stabilitas keamanan di Bumi Bende Seguguk ini. 

Dalam kurun waktu 1.8 tahun, kami bisa meredam dan mengutamakan pendekatan humanis," imbuhny.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: