Pemkot Prabumulih Salurkan Bantuan Ribuan Batang Bibit Sawit dan Karet

Pemkot Prabumulih Salurkan Bantuan Ribuan Batang Bibit Sawit dan Karet

Penyerahan bantuan bibit sawit gratis dari pemkot prabumulih kepada petani-Foto:dokumen palpos-

PRABUMULIH, PALPOS.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan sektor pertanian, khususnya pada komoditas unggulan perkebunan sawit dan karet.

Sebagai wujud nyata realisasi janji kampanye Walikota Prabumulih, H Arlan, bersama Wakil Walikota, Franky Nasril SKom, pemkot secara resmi menyalurkan bantuan bibit kelapa sawit dan bibit karet kepada para petani.

Penyerahan bantuan tersebut telah dilakukan pada Selasa, 26 Agustus 2025, bertempat di Desa Tanjung Telang, Kecamatan Prabumulih Selatan.

Kepala Dinas Pertanian Kota Prabumulih, Alfian SP, mengungkapkan bahwa program bantuan bibit ini merupakan langkah strategis pemkot dalam mendukung keberlanjutan sektor perkebunan.

BACA JUGA:Harlah Kejaksaan ke-80, Kejari Prabumulih Gandeng Pemkot Gelar Pasar Murah dan Pelayanan Kesehatan Gratis

BACA JUGA:Pemkot Prabumulih Janji Cairkan Gaji PPPK Tahap I pada 3 September 2025

“Pak wali H Arlan bersama Pak wakil Franky sangat berkomitmen untuk memajukan sektor perkebunan.

Bantuan bibit ini adalah bentuk nyata perhatian beliau kepada masyarakat, khususnya petani sawit dan karet serta merupakan realisasi janji kampanye,” ujar Alfian.

Menurut Alfian, bantuan bibit tersebut tidak hanya menyasar Desa Tanjung Telang, tetapi juga mencakup sejumlah wilayah lain seperti Desa Pangkul, Kelurahan Sungai Medang, dan Kelurahan Sindur.

“Total bibit yang disalurkan melalui APBD Kota Prabumulih tahun ini mencapai 5.200 batang sawit untuk lahan seluas 40 hektare dan 5.150 batang karet untuk lahan 10 hektare.

BACA JUGA:Oknum Guru SMP di Prabumulih Dinonaktifkan Usai Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Lewat Chat Mesum

BACA JUGA:Warga Prabumulih Geger, Pria Ditemukan Tewas Tergantung di Dapur Rumah dengan Surat Perpisahan

Harapannya, dengan adanya bantuan ini, produktivitas perkebunan bisa meningkat dan berdampak langsung pada kesejahteraan petani,” jelasnya.

Kepala Dinas Pertanian Alfian SP juga menjelaskan bahwa program ini tidak sekadar memberikan bantuan bibit, tetapi juga disertai dengan pendampingan teknis dan penyuluhan pertanian.

Hal ini penting agar petani mampu merawat dan mengembangkan bibit yang diberikan dengan baik, sehingga hasilnya optimal.

“Selain penyerahan bibit, kami juga menyiapkan tim penyuluh pertanian yang akan mendampingi petani mulai dari proses penanaman, perawatan, hingga panen.

BACA JUGA:Polda Sumsel Gelar Rotasi Jabatan, Tiga Pejabat Polres Prabumulih Ikut Bergeser

BACA JUGA:Pemkot Prabumulih Serius Tangani Masalah Banjir, Drainase Jalan Sumatera Mulai Direhabilitasi

Dengan cara ini, kami ingin memastikan bahwa bibit yang disalurkan benar-benar tumbuh dengan baik dan menghasilkan,” ujar Alfian.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa pemilihan bibit sawit dan karet yang dibagikan bukan sembarangan.

Bibit tersebut merupakan bibit unggul yang memiliki produktivitas tinggi dan tahan terhadap penyakit.

“Bibit yang kami salurkan sudah melalui proses seleksi.

Ini bibit unggul yang memang direkomendasikan oleh kementerian pertanian, sehingga lebih tahan lama dan produktif.

Dengan begitu, manfaatnya bagi petani bisa dirasakan dalam jangka panjang,” tambahnya.

Program bantuan bibit sawit dan karet ini merupakan salah satu janji kampanye pasangan Walikota H Arlan dan Wakil Walikota Franky Nasril SKom pada Pilkada Prabumulih 2024 lalu.

Kala itu, keduanya menegaskan bahwa peningkatan sektor pertanian dan perkebunan menjadi prioritas pembangunan di Prabumulih, selain sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.

Dalam sambutannya saat menyerahkan bibit secara simbolis, Walikota H Arlan menegaskan bahwa janji tersebut bukan hanya retorika politik, melainkan komitmen nyata.

“Kami ingin memastikan bahwa janji yang kami sampaikan pada masyarakat benar-benar terealisasi.

Petani adalah ujung tombak ekonomi Prabumulih, khususnya petani sawit dan karet yang selama ini menjadi andalan.

Dengan adanya bantuan bibit ini, kami berharap hasil perkebunan ke depan semakin meningkat dan petani bisa lebih sejahtera,” ungkap H Arlan.

Ia menambahkan, pemkot akan terus berupaya memberikan perhatian lebih kepada petani melalui berbagai program, mulai dari bantuan bibit, pelatihan, hingga pendampingan teknis.

Dengan adanya bantuan bibit ini, diharapkan produktivitas kebun meningkat, sehingga penghasilan petani pun bertambah.

Walikota H Arlan menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan masyarakat adalah tujuan utama dari program ini.

“Jika hasil panen meningkat, otomatis pendapatan petani juga naik.

Pada akhirnya, daya beli masyarakat pun ikut terdongkrak, dan roda ekonomi di Prabumulih semakin bergerak.

Inilah yang menjadi tujuan utama kami,” katanya. (abu)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: